Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 30 Agustus 2026

Indonesia Tuan Rumah Kompetisi Kerajinan Internasional

- Selasa, 19 Agustus 2014 08:45 WIB
179 view
Indonesia Tuan Rumah Kompetisi Kerajinan Internasional
Jakarta (SIB)- Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan World Craft Council (WCC) Award of Excellent For Handicraft Programs 2014. Acara dihelat pada 18-22 Agustus 2014 di kantor Kementerian Perdagangan.

"WCC Award 2014 ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk mengembangkan kerajinan kita," ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasionl (PEN) Nus Nuzulia Ishak pada acara pembukaan WCC Award di auditorium gedung Kementerian Perdagangan, Senin, (18/8).

Menurut Nus, WCC memiliki arti penting dalam upaya meningkatkan peranan produk kerajinan yang saat ini telah berkembang dan berperan dalam membangun perekonomian suatu bangsa. WCC Award 2014 merupakan salah satu upaya memberikan apresiasi kepada para pengrajin di Asia Tenggara, Asia Selatan, Pasifik Selatan, dan Asia Barat atas hasil-hasil kerajinan yang telah diciptakan.

Produk-produk yang dikompetisikan berasal dari empat sub-region, yaitu Asia Tenggara (Indonesia, Thailand, Laos, dan Malaysia) dengan 122 karya; Asia Selatan (India, Bhutan, Sri Lanka, dan Bangladesh) dengan 104 karya; Pasifik Selatan (Australia) satu karya; dan Asia Barat (Oman, Libanon, Yordania, Palestina, dan Iran) dengan 16 karya.

Menurut Ketua Penyelenggara Penjurian WCC Award 2014 Bianca Adinegoro Lutfi, Indonesia mengirimkan 95 karya kerajinan terbaik dari 433 karya yang diterima panitia. "Kita menetapkan produk-produk kerajinan yang telah lolos dan menjadi pemenang di acara Dekarnas Award dan Inacraft Award," kata Bianca.
Bianca berharap acara ini bisa menjadi inspirasi para pengrajin dari setiap daerah untuk mengembangkan inovasi dan kreativitas sehingga dapat menghasilkan produk yang unik, orisinal, dan diminati di pasaran.

Penyelenggaraan WCC 2014 ini merupakan yang pertama kali sebagai kelanjutan dari kegiatan UNESCO Award of Excellence. Acara tersebut terakhir diselenggarakan di Kuching, Malaysia, pada 2012. Ketika itu Indonesia mengirimkan 32 produk, dan 18 di antaranya menerima penghargaan UNESCO Award tersebut. (Tempo.co/h)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
‎Cuan Manis Bisnis Daster

‎Cuan Manis Bisnis Daster

Medan(harianSIB.com)Tren pakaian rumahan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin pintar memadu padankan pak