Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 30 Agustus 2026

Januari-Juli 2014, Temuan Uang Palsu di Sumut 2.116 Lembar

- Rabu, 27 Agustus 2014 14:05 WIB
200 view
 Januari-Juli 2014, Temuan Uang Palsu di Sumut 2.116 Lembar
Medan (SIB)- Pada Januari- Juli 2014, peredaran uang palsu (Upal) di Sumatera Utara sebanyak 2.116 lembar dan kebanyakan  pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000. Temuan uang palsu ini  masuk ke loket-loket pembayaran  perbankan. Jumlah tersebut  tentu belum termasuk jika ada yang masih beredar di masyarakat.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Bank Indonesia Wilayah IX Difi A Johansyah kepada wartawan, Selasa sore (26/8).

Ia memaparkan  selama 7 bulan  tahun 2014  tertinggi peredaran upal yakni Maret 2014 sebanyak 472 lembar menyusul April sebanyak 384 lembar, Juni 312 lembar, Juli 282 lembar, Januari 244 lembar dan Februari 225 lembar.

Jadi, sebut Difi,  untuk mencegah peredaran uang tidak asli, BI selalu mengingatkan masyarakat agar menerap 3 D yakni Dilihat, Diraba dan Diterawang setiap menerima  uang tunai.

Dalam hal ini, katanya, BI juga terus mewaspadai  peredaran upal di Sumut. "Kita himbau masyarakat di Sumut lebih waspada. Kita juga sudah sering sosialisasikan bagaimana mengenali uang palsu dengan istilah 3D tersebut dan kita juga memiliki alat untuk mengenali uang palsu itu, sehingga bisa langsung didata kalau ditemukan," ujarnya.

Uang Non Tunai

Untuk mengurangi penggunaan uang tunai dan peredaran uang palsu, BI berupaya untuk memadukan layanan pembayaran tunai dan non tunai dalam rangka mewujudkan less-cash society.

"Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar semakin sering menggunakan alat pembayaran menggunakan kartu atau APMK," katanya sambil menyebutkan  APMK terutama uang elektronik sebagai alternatif uang kertas dan uang logam terutama pecahan kecil. (A3/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
‎Cuan Manis Bisnis Daster

‎Cuan Manis Bisnis Daster

Medan(harianSIB.com)Tren pakaian rumahan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin pintar memadu padankan pak