Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 30 Agustus 2026

Tugas Pertama Kabinet Jokowi, Ekonom UGM: Kapan Harga BBM Naik?

- Selasa, 28 Oktober 2014 18:57 WIB
208 view
Jakarta (SIB)- Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan dan melantik para menteri dalam Kabinet Kerja. Salah satu tugas pertama kabinet ini adalah merumuskan kebijakan subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Hal tersebut dikemukakan pengamat ekonomi Universitas Gadjah Mada Tony Prasetiantono, Senin (27/10). Menurutnya, para menteri di Kabinet Kerja harus segera berkoordinasi untuk merumuskan kebijakan kenaikan harga BBM.

"Tugas pertama adalah segera berkoordinasi, kapan harga BBM bersubsidi harus dinaikkan," ujarnya.

Tony mengakui posisi harga minyak dunia memang tengah turun. Namun, menurutnya kondisi tersebut hanya sementara dan pengaruhnya untuk menahan lonjakan anggaran subsidi juga tidak terlalu besar karena nilai tukar rupiah masih cenderung melemah dan lifting minyak juga turun.

"Meski harga minyak dunia sekarang turun di bawah US$ 85 per barrel, tetapi kita tidak tahu seberapa lama ini berlangsung," sebutnya.

Tony berpendapat, harga BBM bersubsidi bisa naik Rp 2.000-3.000 per liter. Sementara untuk waktu, dia menyarankan sebaiknya paling lambat pertengahan Desember.

"Waktu terbaik adalah November. Atau selambat-lambatnya pertengahan Desember," katanya.

Tugas untuk mengkordinasikan menteri-menteri, lanjut Tony, adalah kewajiban Sofyan Djalil selaku Menko Perekonomian. Menurutnya, Sofyan mampu melakukan hal tersebut.

"Sofyan Djalil tidak memiliki background ekonomi makro yang kuat. Namun rasanya dia bisa bekerja keras untuk mengkoordinasikan," tukasnya. (detikfinance/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
‎Cuan Manis Bisnis Daster

‎Cuan Manis Bisnis Daster

Medan(harianSIB.com)Tren pakaian rumahan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin pintar memadu padankan pak