Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 30 Agustus 2026

RI Masih Belum Ramah kepada Investor, Sofyan Djalil: Perizinan Sulit Sekali

- Sabtu, 01 November 2014 20:25 WIB
160 view
Jakarta (SIB)- Indonesia belum menjadi negara yang benar-benar ramah terhadap investasi. Ini terlihat dalam laporan Ease of Doing Business 2015, di mana Indonesia berada di peringkat 114 dari 189 negara. Jauh dibandingkan negara-negara tetangga seperti Malaysia apalagi Singapura.

Dalam Ease of Doing Business 2015, Singapura jadi negara nomor 1 di dunia soal kemudahan berbisnis. Lalu Malaysia berada di peringkat 18, Thailand peringkat 26, Vietnam peringkat 78 dan Brunei Darussalam peringkat 101. Indonesia hanya lebih baik dibandingkan Kamboja (135), Timor Leste (172) dan Myanmar (177).

Sofyan Djalil, Menko Perekonomian, mengakui bahwa dalam beberapa aspek Indonesia masih belum terlalu ramah terhadap investor. Selain perizinan yang berbelit-belit, ekonomi biaya tinggi juga menjadi hambatan.

"Perizinan masih sulit sekali. Itu pun kalau mereka bisa, cost-nya mahal sekali. Jadi kita ingin bagaimana pemerintah mengurangi cost of regulation," katanya di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Jumat (31/10).

Sofyan menambahkan, peringkat kemudahan berbisnis di Indonesia memang membaik dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 117. Namun perubahan tersebut tidak terlalu signifikan.

"Ada peningkatan dari 117 sebelumnya ke 114. Tapi sedikit sekali. Singapura nomor 1. Kenapa kita sampai di 114?" tegasnya.

Menurut Sofyan, memang sulit untuk bisa menyamai Singapura. Namun setidaknya dia ingin agar peringkat Indonesia bisa berada di 50 besar dunia.

"Nggak mungkin nomor 1. Tapi kalau bisa sudah di bawah 50 itu luar biasa. Kalau sekarang naik, tapi tipis," tuturnya. (detikfinance/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
‎Cuan Manis Bisnis Daster

‎Cuan Manis Bisnis Daster

Medan(harianSIB.com)Tren pakaian rumahan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin pintar memadu padankan pak