General Manager Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1, Hari Widodo, juga menyampaikan keprihatinan atas bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara dan Aceh, yang turut berdampak pada operasi migas di tiga lapangan: PHE NSO Field, Pertamina EP Pangkalan Susu Field, dan Pertamina EP Rantau Field.
PHR Zona 1 telah mengaktifkan tim tanggap darurat untuk menangani dampak bencana, meminimalkan risiko bagi pekerja, serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat sekitar wilayah operasi. "Seluruh pemulihan fasilitas operasi dan produksi migas dilakukan sesuai standar keselamatan tinggi," kata Hari Widodo.
Ia menegaskan, penanganan bencana dilakukan secara optimal dengan bersinergi bersama SKK Migas, pemerintah daerah, BPBD, dan pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran manajemen PHE memperkuat komitmen perusahaan menjaga keselamatan pekerja sekaligus memastikan keberlanjutan operasional di tengah kondisi bencana. (**)
Editor
: Bantors Sihombing