Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 07 Mei 2026

Sektor Jasa Keuangan Sumut Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global

Nelly Hutabarat - Rabu, 06 Mei 2026 21:49 WIB
135 view
Sektor Jasa Keuangan Sumut Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global
Foto OJK
Kepala OJK Provinsi Sumut (tengah)Khoirul Muttaqien didampingi Direktur Pengawasan PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Sumut, Yusri, serta Deputi Direktur Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, ok Edukasi dan Perlindungan Ko

Batam(harianSIB.com)

Otoritas Jasa Keuangan memastikan kinerja sektor jasa keuangan di Sumatera Utara tetap menunjukkan pertumbuhan positif meski dihadapkan pada dinamika geopolitik global dan perlambatan ekonomi.

Hal itu disampaikan Kepala OJK Sumut, Khoirul Muttaqien, kepada wartawan dalam kegiatan Media Gathering yang berlangsung di Batam pada 29 April hingga 1 Mei 2026.

Khoirul menjelaskan, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 memang melambat dibandingkan tahun sebelumnya, dipengaruhi berakhirnya momentum Pekan Olahraga Nasional 2024 serta dampak bencana hidrometeorologi.

Meski demikian, kondisi ekonomi Sumatera Utara dinilai masih cukup resilien.

Baca Juga:
Memasuki triwulan I 2026, aktivitas ekonomi mulai terbantu momentum Ramadan dan Idulfitri, walaupun perputaran ekonomi belum setinggi tahun sebelumnya.

Dari sisi sektoral, pertumbuhan ditopang jasa perusahaan, transportasi, dan perkebunan, sementara dari sisi pengeluaran didukung ekspor serta konsumsi rumah tangga.

Kinerja perbankan juga menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan aset sebesar 4,22 persen dan dana pihak ketiga (DPK) meningkat 4,31 persen secara tahunan.

Penyaluran kredit tetap terjaga, dengan kredit investasi mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 17,31 persen, disusul kredit konsumsi 6,32 persen, sementara kredit modal kerja mengalami sedikit kontraksi.

OJK juga mengingatkan adanya peningkatan rasio kredit bermasalah (NPL), meski masih dalam batas aman, dengan sektor konstruksi menjadi perhatian utama dalam pengawasan.

Kegiatan Media Gathering tersebut dihadiri sekitar 15 wartawan dari berbagai media sebagai upaya memperkuat sinergi antara OJK dan insan pers.

Dalam forum tersebut, OJK memaparkan perkembangan sektor jasa keuangan, kondisi ekonomi regional, serta tantangan yang dihadapi, disertai diskusi interaktif dan sesi networking guna mendorong penyampaian informasi yang lebih akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
OJK Nilai Sektor Jasa Keuangan Terjaga Baik
komentar
beritaTerbaru