Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 25 Juni 2026

Pertamina Dorong UMKM Ulos Samosir Tembus Pasar Lebih Luas

Piktor M Sinaga - Rabu, 13 Mei 2026 19:22 WIB
430 view
Pertamina Dorong UMKM Ulos Samosir Tembus Pasar Lebih Luas
Foto: harianSIB.com/dok Pertamina
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal melalui dukungannya terhadap pelaku UMKM, salah satunya Sakkamadeha Gallery and Workshop yang berlokasi di Desa Lumban Suhi Suhi Toruan, Kecamatan Pa

Medan(harianSIB.com)

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal melalui dukungannya terhadap pelaku UMKM, salah satunya Sakkamadeha Gallery and Workshop di Desa Lumban Suhi Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Melalui pemberdayaan penenun lokal dan pengembangan produk berbasis kain ulos, Sakkamadeha berkembang menjadi salah satu pelaku usaha kreatif yang mengangkat warisan budaya menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.

Nama Sakkamadeha yang berarti "Pohon Kehidupan" dalam bahasa Batak menjadi filosofi usaha yang dirintis Stella Florensia Hutajulu bersama timnya.

Menurut Stella, Sakkamadeha bukan hanya galeri tenun, tetapi juga simbol harapan agar budaya lokal tetap hidup sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga:
Sejak menjadi mitra binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut pada 2020, Sakkamadeha kini memberdayakan sekitar 70 penenun lokal yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga, anak muda hingga perajin tenun dari luar daerah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, Rabu (13/5/2026), mengatakan dukungan terhadap Sakkamadeha merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung UMKM berbasis budaya lokal.

"Melalui rumah produksi di Samosir, Sakkamadeha telah memberdayakan kurang lebih 70 penenun lokal untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan nilai ekonomi berkelanjutan. Ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung dan memajukan UMKM berbasis kearifan lokal," ujarnya.

Di galeri yang berada tidak jauh dari kawasan Danau Toba itu, kain ulos tidak hanya dijual dalam bentuk tradisional, tetapi juga diolah menjadi produk siap pakai seperti pakaian kasual, kemeja dan aksesori untuk menjangkau generasi muda.

"Di galeri ini, kami tidak hanya menjual kain tenun tetapi juga mengolahnya menjadi produk siap pakai seperti pakaian kasual. Hal ini membuat ulos lebih fleksibel digunakan sehari-hari, terutama bagi generasi muda," kata Stella.

Saat ini, Sakkamadeha memiliki tiga unit usaha utama, yakni sentra produksi tenun, galeri penjualan produk dan rumah jahit.

Harga produknya bervariasi, mulai dari kain tenun Rp300 ribu hingga Rp2 juta, sedangkan produk jadi seperti kaos dijual mulai Rp50 ribu dan kemeja hingga Rp500 ribu.

Untuk memperluas pasar, Sakkamadeha aktif memanfaatkan media sosial Instagram dan Facebook @Sakkamadeha serta rutin melakukan siaran langsung guna memperkenalkan produknya kepada konsumen yang lebih luas.

Selain itu, Pertamina juga melibatkan Sakkamadeha dalam berbagai pameran dan event nasional, termasuk ajang F1 Powerboat atau F1H2O di Danau Toba.

Stella mengaku dukungan tersebut menjadi motivasi penting bagi keberlanjutan usaha yang dirintis bersama para penenun lokal.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut yang terus mendukung usaha kecil seperti kami. Harapannya, ke depan kami bisa terus berkembang dan membawa produk lokal ini semakin dikenal, tidak hanya di Sumatera Utara tetapi juga hingga ke pasar global," tutupnya.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Samosir Minta PT Aqua Farm Nusantara Kurangi Keramba di Danau Toba
Pomparan Raja Turnip Boru-Bere Indonesia Kunjungan Sejarah ke Samosir
Kadis Pariwisata Sukabumi Puji Keindahan Danau Toba
Luhut Ingin Tak Ada Lagi Keramba di Danau Toba
Bondjol : Sejak Ditetapkan Sebagai Geopark Kaldera, Mafia Tanah Marak di Seputaran Danau Toba
Tangis Histeris Sambut Jasad Keluarga Korban Pembunuhan di Samosir
komentar
beritaTerbaru