Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 11 Juni 2026

Bulog Sumut Pastikan Stok Pangan Aman hingga Akhir Juni

Nelly Hutabarat - Kamis, 11 Juni 2026 07:30 WIB
148 view
Bulog Sumut Pastikan Stok Pangan Aman hingga Akhir Juni
Foto harianSIB.com/NH
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto.

Medan(harianSIB.com)

Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara memastikan ketersediaan bahan pangan pokok di Sumatera Utara dalam kondisi aman hingga akhir Juni 2026. Pemerintah juga telah menyiapkan penambahan stok pangan mulai Juli hingga akhir tahun guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan saat ini Bulog menguasai stok beras sekitar 56.176 ton. Selain itu tersedia stok jagung sebanyak 4.320 ton, Minyakita sekitar 880.000 liter, serta gula sebanyak 430 ton.

"Untuk beras dan minyak sudah tersebar di seluruh wilayah Sumatera Utara sesuai penugasan Bulog. Berbeda dengan jagung yang dipusatkan di wilayah cabang Medan, karena kebutuhan dan pola distribusinya berbeda," ujar Budi Cahyanto di Kantor Bulog Sumut, Jalan Gatot Subroto, Medan, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, distribusi beras dan minyak goreng telah dilakukan secara merata ke berbagai daerah di Sumut agar masyarakat lebih mudah memperoleh kebutuhan pokok tersebut.

Baca Juga:
Di sisi lain, program bantuan pangan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat juga terus berjalan. Bulog Sumut telah menyalurkan sekitar 14.350 ton beras untuk alokasi Februari dan Maret 2026.

Sementara itu, realisasi penyaluran bantuan pangan hingga saat ini telah mencapai 717.528 kilogram dari target 1.736.846 kilogram atau sekitar 40,84 persen.

Dalam program bantuan pangan tersebut, setiap keluarga penerima manfaat memperoleh bantuan berupa 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng secara gratis.

Total beras yang telah disalurkan mencapai 14.350 ton, sedangkan distribusi Minyakita mencapai 2.870.112 liter. Program bantuan pangan itu juga telah diperpanjang pemerintah hingga akhir Juni 2026.

Budi berharap ketersediaan stok yang memadai dan kelancaran distribusi bantuan pangan dapat membantu menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus mengendalikan tekanan inflasi, khususnya pada komoditas pangan strategis di Sumatera Utara. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Izin Terbit, 100.000 Ton Jagung Brasil dan Argentina Masuk RI
Gereja Pentakosta Sumatera Utara/Pinksterkerk Usul Hapus Pembahasan Sekolah Minggu di UU
Kementan Harap Harga Jagung Tak Rugikan Petani dan Peternak
Hari Pahlawan, Momentum Petani Jadi Pahlawan Jagung
Kementan akan Bagi-bagi 1.500 Ton Jagung ke Peternak Ayam
Kementan: RI Ekspor Jagung 372 Ribu Ton, Setop Impor 9,2 Juta Ton
komentar
beritaTerbaru