Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 29 Agustus 2026

Produk China dan Vietnam Paling Jadi Ancaman Pengusaha Lokal

- Jumat, 21 Maret 2014 18:47 WIB
269 view
Produk China dan Vietnam Paling Jadi Ancaman Pengusaha Lokal
Jakarta (SIB)- Pemberlakuan Standardisasi Nasional Indonesia (SNI) wajib sangat diperlukan untuk membendung masuknya barang-barang impor yang tak berstandar. Misalnya produk-produk impor dari China dan Vietnam yang paling ditakuti oleh para pengusaha lokal karena berhadapan langsung dengan produk lokal.

Komite Standardisasi dan Kualitas Produk Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Achmad Widjaya mengungkapkan China dan Vietnam sudah bisa memproduksi segala produk yang dihasilkan di Indonesia seperti makanan hingga produk manufaktur lainnya.

"Paling besar serangan (impor) China dan Vietnam. Ancaman paling besar dalam standardisasi datang dari Vietnam. Sama China ini segala sektor bisa. Kayak Pizza all you can eat dia. Ini bahaya," kata Achmad saat ditemui di acara persiapan penerapan SNI wajib di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (20/3/2014).

Kadin sudah memetakan sektor prioritas mana saja yang akan didaftarkan untuk mendapatkan SNI. Setelah dibuat pemetaan, Kadin akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Perindustrian agar SNI segera dikeluarkan.

"Ada makanan minuman, pertanian. Kedua baru sektor sekundernya seperti keramik, kaca lembaran tapi pangan nomor satu," imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat mengatakan SNI wajib harus dipenuhi oleh produk dalam negeri maupun impor. Jika produk tidak sesuai dengan stadardisasi sesuai SNI, harus dicabut dari peredaran.

"SNI dikeluarkan terhadap sektor-sektor tertentu maka peredaran barang di luar SNI tidak bisa lagi dikeluarkan edar dan akan dicabut. Itu hukum yang berlaku," tegasnya.

(detikfinance/d)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru