Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

SPBU Hutapaung Pollung Disatroni Kawanan Perampok Bersenjata Api, Uang Rp150 Juta Digasak

- Jumat, 25 Agustus 2017 10:13 WIB
886 view
Humbahas (SIB) -Kawanan perampok bersenjata api menyatroni Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Hutapaung Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Kamis (24/8) sekira pukul 03.25 WIB. Akibat peristiwa itu, uang Rp150 juta beserta tiga unit HP milik petugas SPBU digasak.

Kapolres Humbahas ABKP Nicholas Ary Lilipaly melalui Kasatreskrim AKP Jonser Banjarnahor, Kamis (24/8) menjelaskan, dari keterangan petugas SPBU, kawanan perampok bersenjata api yang berjumlah enam orang tersebut datang mengendarai mobil Avanza bewarna silver berpura-pura mengisi BBM.

"Kita masih melakukan pengembangan. Untuk sementara, modus perampokan berpura-pura mengisi bensin dengan jumlah kawanan perampok enam orang," jelas Jonser.

Sementara, manager SPBU Hutapaung, Jubaida Siboro kepada wartawan mengatakan, perampokan itu berlangsung tiba-tiba saat kondisi SPBU sepi dan hanya empat anggotanya yang bertugas menjaga Pom bensin.

"Operator yang bertugas mengira mereka pelanggan mau ngisi bensin. Tapi tiba-tiba saja, gerombolan itu mengeluarkan senjata api dan menodongkannya ke petugas kita, lalu berkata jangan ada yang melawan, matikan CCTV, kalau mau selamat," ucap Siboro menirukan ancaman kawanan perampok.

Diceritakan Siboro, empat perampok menggiring seluruh petugas SPBU ke dalam kantor SPBU dengan kondisi mata tertutup, tangan terikat dan mulut ditutup lakban, sementara dua perampok lainnya menjaga di luar. 

"Mereka (petugas SPBU) dikurung dan disekap di kamar mandi. Baru setelah itu para perampok membuka brankas dan mengambil uang bersama tiga unit handphone milik petugas kita dan kemudian pergi," jelasnya.

Tak ada korban jiwa akibat peristiwa itu, namun Kanit Intelkam Polsek Pollung Bripka Jefri Simanjuntak saat dihubungi via selulernya mengatakan, mobil yang digunakan kawanan perampok tersebut sudah diketahui keberadaannya.

"Mobil yang diduga digunakan saat merampok sudah ditemukan arahnya ke arah Kecamatan Pakkat, ini kita masih dalam proses pengejaran," ujar Jefry. (H03/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru