Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 20 April 2026
Penambahan Waktu Berakhir

Proyek Jembatan Penghubung Mutiara-Kedai Ledang Asahan Berbiaya Rp7,5 Miliar Belum Juga Selesai

- Kamis, 22 Februari 2018 10:27 WIB
414 view
Proyek Jembatan Penghubung Mutiara-Kedai Ledang Asahan Berbiaya Rp7,5 Miliar Belum Juga Selesai
SIB/Mangihut Simamora
BELUM SIAP: Pembangunan jembatan berbiaya Rp 7,5 miliar yang menghubungkan Kelurahan Mutiara dan Kedai Ledang, belum juga siap meski penambahan waktu 50 hari telah berakhir, Selasa (20/2).
Kisaran (SIB) -Meski masa penambahan waktu 50 hari telah berakhir, proyek pembangunan jembatan senilai Rp 7,5 miliar bersumber dari dana APBD Kabupaten Asahan Tahun Anggaran (TA) 2017 menghubungkan Kelurahan Mutiara dan Kedai Ledang, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan tidak juga selesai.

Pantauan SIB, Selasa (20/2), proyek yang dibangun di atas Sungai Silau tersebut masih jauh dari kata rampung. Terlihat tiang fondasi cor beton yang sudah siap, sedangkan orang bekerja tidak ada. Diperkirakan, progres pengerjaan proyek jembatan sekitar 50 persen, sementara perpanjangan waktu 50 hari telah berakhir.
Karena belum siapnya jembatan, masyarakat masih mengandalkan transportasi rakit (getek) untuk penyeberangan setiap harinya.

Tidak ada plang proyek di lokasi pengerjaan, namun data diperoleh SIB dari website Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Asahan, diketahui proyek konstruksi di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan yang menjadi pemenang adalah PT Bukit Zaitun.

Sumiran, Bendahara Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Asahan saat ditemui  menyebutkan, pihaknya telah mencairkan dana kepada rekanan sebesar 50 persen. Pencairan, dilakukan setelah terbitnya surat perintah membayar (SPM) dari dinas terkait.

Kadis PUPR Asahan T Adi Huzaifah ketika dikonfirmasi SIB, Rabu (21/2) memastikan proyek jembatan menghubungkan Kelurahan Mutiara dan Kedai Ledang itu akan segera selesai. Pihaknya, memberi penambahan waktu selama 90 hari kepada rekanan untuk dapat merampungkannya. Lamanya waktu penambahan, dikarenakan terjadinya banjir serta pemesanan rangka baja yang memakan waktu lama disebabkan mengantre. Dia membenarkan, kepada pihak rekanan telah dilakukan pencairan dana sebesar 50 persen.

"Namun pastinya, proyek jembatan ini akan selesai dengan penambahan waktu tersebut. Apalagi, jembatan menjadi dambaan masyarakat banyak," ucapnya.

Salah seorang warga sekitar lokasi proyek yang mengaku bernama Zulkarnaen mengharapkan proyek jembatan itu dapat segera disiapkan, karena sangat banyak manfaatnya. "Jika sudah siap, anak sekolah dari Kelurahan Kedai Ledang, Sentang dan lainnya tidak melintas Jalinsum lagi sebab sudah ada pemotongan jalan melalui jembatan. Hal ini tentu diperkirakan akan mempersingkat waktu anak berangkat sekolah serta mengurangi kecelakaan," harapnya. (E02/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru