Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 08 Juni 2026

Panas Isu dengan Kemenpora, Roy Suryo Nonaktif dari Waketum PD

- Sabtu, 15 September 2018 10:59 WIB
312 view
Jakarta (SIB) -Isu Roy Suryo belum mengembalikan aset Kemenpora terus bergulir. Roy pun memutuskan nonaktif dari posisi Waketum di Partai Demokrat l (PD).

Hal tersebut disampaikan Roy dalam surat resmi bertanggal 12 September 2018. Kopian surat itu dikirimkan kuasa hukum Roy Suryo, Tigor Simatupang, Jumat (14/9).

Ada 3 poin dalam surat Roy yang ia kirimkan ke Partai Demokrat. Poin pertama adalah soal Roy yang menunjuk Tigor sebagai kuasa hukum. Ia juga memastikan masalahnya dengan Kemenpora tidak berhubungan dengan Demokrat.

"Oleh karena itu, agar urusan ini juga tidak selalu dikait-kaitkan dengan Partai Demorkat secara umum, juga secara khusus kepada Bp Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Ketua Umum, maka Mohon agar saya dapat non-aktif sementara dalam jabatan sekarang (Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat) sampai urusan ini selesai," demikian bunyi poin kedua surat Roy.

Pada poin ketiga, Roy memastikan tetap akan melaksanakan tugas-tugasnya sebagai anggota Komisi I DPR RI Fraksi Demokrat dari Dapil DIY. Ia juga mengaku tetap akan menjalankan tugas dari SBY dan Komandan Kogasma PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Saya tetap akan melaksanakan tugas-tugas tersebut selaku Anggota DPR-RI Komisi-1 dari Dapil DIY sekaligus menjalankan Instruksi Bapak SBY dan Mas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Komandan Kogasma untuk menjalankan politik memenangkan Pilpres dan memenangkan Pileg, dalam hal ini terus berusaha memenangkan Partai Demokrat, sesuai arahan yang barusan diterima," tutur Roy.

Roy menandatangani surat itu di atas sebuah meterai Rp 6.000. Roy belum merespons saat ditanyai mengenai surat ini.

Seperti diketahui, isu belum dikembalikannya aset Kemenpora oleh Roy Suryo sebagai eks Menpora masih terus memanas.

Atas isu tersebut, Demokrat menyatakan akan membahas posisi Roy di partai. Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP PD Ferdinand Hutahaean mengatakan masalah Roy sudah dibahas di tingkat pimpinan.

"Dewan Kehormatan sedang dan sudah bekerja terkait posisi Roy Suryo di Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat. Dalam waktu dekat, kemungkinan Dewan Kehormatan akan mengumumkan secara resmi apa yang akan diberikan sebagai tanggung jawab partai kepada kadernya," ungkap Ferdinand.

Bawa Ember-Panci
Sebelumnya, sekelompok pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Garda Nasional untuk Rakyat (GNR) melakukan unjuk rasa di depan DPP Partai Demokrat (PD). Mereka menuntut Demokrat bertanggungjawab terkait polemik aset Kemenpora yang melibatkan Roy Suryo.

"Demokrat sebagai partai Roy Suryo bernaung sepatutnya turut bertanggungjawab dan secara bersama-sama ikut mengumpulkan barang-barang yang dibawa oleh Roy Suryo," kata koordinator aksi, M Saidi di depan DPP Demokrat, Jalan Proklamasi 41, Jakarta Pusat.

Dalam aksi itu, pendemo memakai topeng bergambar wajah Roy Suryo. Mereka juga membawa barang-barang perabotan rumah tangga.

Alat rumah tangga seperti panci dan ember itu mereka pamerkan di tengah orasi. Mobil pengangkut barang juga diparkir di lokasi demo.

Saidi menyebut tindakan Roy Suryo sebagai contoh yang tidak baik. Dia berharap Demokrat segera memberikan tindakan tegas terhadap Roy.

"Seharusnya Partai Demokrat mengingatkan atau mengultimatum kepada kadernya untuk mengembalikan barang milik negara. Karena ini merupakan contoh yang tidak bagus di masyarakat, apalagi sampai ada audit BPK," pungkasnya. (detikcom/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru