Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 13 Oktober 2026
Proposal Tidak Diketahui Rimbanya

Pemprovsu Tak Bisa Bantu Keberangkatan Tim ke Pesparani Katolik di Ambon

* Gubsu Fasilitasi Penggalangan Dana
- Minggu, 21 Oktober 2018 10:27 WIB
4.636 view
Pemprovsu Tak Bisa Bantu Keberangkatan Tim ke Pesparani Katolik di Ambon
SIB/Dok
SALAM BERMARTABAT: Gubsu H Edy Rahmayadi (nomor 5 dari kiri) didampingi Ketua LP3KD Sumut Hendrik Halomoan Sitompul (kanan Gubsu) salam bermartabat bersama Sekretaris Kontingen Tri Sujarwadi, Romo Santo OFMCap, Sr Frederika Sipayung SFD, perwakilan Bimas
Medan (SIB) -Akibat tidak diketahui dimana rimba proposal, Pemprovsu tak dapat membantu keberangkatan Kontingen Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Daerah (LP3KD) Sumut ke Ambon mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik yang berlangsung 26 Oktober hingga 2 November.

Ketua LP3KD Sumut Hendrik Halomoan Sitompul di Medan, Sabtu (20/10), mengatakan hal tersebut kepada wartawan. Menurutnya, tidak adanya bantuan Pemprovsu itu diketahui setelah bertemu dengan Gubsu H Edy Rahmayadi. "Tetapi, panitia yang dipimpin Henry Jhon Hutagalung tetap mengupayakan yang terbaik untuk menjaga nama baik dan harum Sumut. Caranya, kami menggelar malam dana dan nada," tambah anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan tersebut. 

Ia mengatakan, pengumpulan dana dan nada diadakan hari ini, Minggu (21/10), di Tiara Convention Center dalam satu konser kolosal.  Yang ditampilkan di acara itu bermaterikan apa yang akan dipertandingkan di Ambon plus suguhan menarik lainnya. "Gubsu mengapresiasi langkah tersebut. Kami pengurus dan panitia diberi semangat," tambah Hendrik Sitompul.

Tentang persiapan ke Pesparani 2018 di Ambon, pihaknya berkoordinasi dengan hierarki dalam hal ini gereja Katolik. Menurutnya, pasca SK LP3KD Sumut diteken Gubsu lebih kurang dua tahun lalu, pihaknya melampirkan proposal tentang kegiatan Pesparani Katolik di Ambon. Proposal tersebut ditindaklanjuti dengan melakukan audiensi pada Plt Sekdaprovsu (waktu itu dijabat) Ibnu Hutomo. Pada 14 Agustus 2018, pengurus LP3KD kembali beraudiensi kepada Sekdaprovsu R Sabrina. "Hasratnya sih ada bantuan dari APBD Sumut, tetapi proposal hilang!"

Hendrik mengatakan, pada audiensi LP3KD-Gubsu, Edy Rahmayadi didampingi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Elisa Marbun serta Kepala Biro Sosial dan Kesejahteraan Setdaprov Sumut Muhammad Yusuf. 

Di pertemuan itu, Muhammad Yusuf beralasan tidak ada menerima proposal seperti yang dimaksudkan Ketua LP3KD. "Padahal pengurus LP3KD sudah menyerahkan proposal tersebut. Bahkan menyusulnya lagi, tapi mungkin terseliplah," ujar Hendrik.

GALANG DANA
Dengan kondisi itu, lanjutnya, Gubsu Edy Rahmayadi memastikan Pemprovsu tak bisa membantu dari APBD karena bila dilakukan berarti menyalahi prosedur. Maka Gubsu pun akan membantu menggalang dana agar kontingen LP3KD Sumut tetap menjadi peserta di even nasional yang diagendakan dibuka Presiden Joko Widodo itu.

Hendrik mengatakan, Gubsu mendorong agar seluruh warga Sumut melakukan hal-hal "bermartabat" dalam ikut membangun moral warga. Satu di antaranya adalah seni memuliakanNya. "Pesparani itu kan bagian dari ibadah. Ukuran duniawinya, ikut memromosikan Sumut," ujar Hendrik menirukan ucapan Edy Rahmayadi.

Pengurus LP3KD Sumut yang bertemu dengan Gubsu itu dipimpin Ketua LP3KD Sumut Drs Hendrik Halomoan Sitompul MM dan Sekretaris Kontingen Tri Sujarwadi, didampingi Romo Santo OFMCap, Sr Frederika Sipayung SFD, perwakilan Bimas Katolik Kemenagsu Bernardus Sinaga, Penasihat LP3KD Julius 'King' Raja. (R10/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru