Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 13 Oktober 2026

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Langkat, Ratusan KK Mengungsi Jalinsum Medan-Aceh Terganggu

Redaksi - Selasa, 13 Oktober 2026 10:03 WIB
117 view
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Langkat, Ratusan KK Mengungsi Jalinsum Medan-Aceh Terganggu
Istimewa/Sumut Pos
Petugas saat bersiap melakukan evakuasi ke titik banjir di Kecamatan Besitang, Langkat.

Langkat(harianSIB.com)

Hujan deras menyebabkan banjir merendam Desa Sekoci, Desa Aras Napal, dan Kelurahan Kampung Lama, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin (12/10/2026). Ratusan kepala keluarga (KK) terdampak dan sebagian warga terpaksa mengungsi.

Banjir juga merendam Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Aceh sehingga mengganggu akses lalu lintas.

Mengutip Tribun Medan, Kepala Pelaksana BPBD Langkat, Muhammad Ansyari menyebutkan lima dusun di Desa Sekoci terdampak banjir, yakni Dusun Sejambu 220 KK, Sidodadi 240 KK, Pantai Pulau 75 KK, Suka Ramai 114 KK, dan Sekoci 70 KK.

BPBD Langkat mendirikan empat posko pengungsian di Desa Sekoci. Sebanyak 40 KK mengungsi di Dusun Sekoci, 80 KK di Dusun Sidodadi, 120 KK di Dusun Suka Ramai, dan 30 KK di Dusun Sejambu.

Baca Juga:
Ketinggian air di Desa Sekoci mencapai 100–150 sentimeter, sedangkan di Desa Aras Napal 50–100 sentimeter dan Kelurahan Kampung Lama 10–30 sentimeter.

Para petani di sekitar kawasan juga mengaku khawatir karena lahan pertanian dan kebun mereka ikut tergenang air. Mereka berharap ada bantuan dan penanganan pascabanjir agar usaha mereka tidak mengalami kerugian yang terlalu besar akibat peristiwa ini.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dandim 0204/DS Tinjau Banjir di Seibamban Sergai, 448 Rumah Terendam
Pemukiman Warga dan Jalinsum P Siantar-Parapat Banjir
Drainase Buruk, Ratusan Rumah Warga di Marelan Terendam Banjir
Simpang Empat Saribudolok Langganan Banjir
DPRDSU Minta Pemprovsu Beri Perhatian Khusus ke Madina, Dua Kali Diterjang Banjir
Dandim 0212 /TS Pasang Banner Peringatan Banjir dan Longsor
komentar
beritaTerbaru