AS Tolak Visa Presiden Palestina Hadiri Sidang Majelis Umum PBB
Washington(harianSIB.com)Amerika Serikat lagilagi menolak memberikan visa masuk kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk menghadiri Si
Medan (SIB)- Terkait pernyataan Anggota DPRD Sumut Baskami Ginting, agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemprovsu segera mengusut PT AN yang diberitakan telah membuang bangkai ikan mati di perairan Danau Toba, menurut Kepala DLH Sumut Binsar Situmorang, bahwa tim dari DLH Sumut sudah lima hari turun untuk melakukan investigasi di dekat kawasan perusahaan yang dimaksud.
"Apabila terbukti dengan sengaja membuang limbah tersebut ke Danau Toba nanti, maka pengusaha dari perusahaan itu akan kita teruskan ke pidana," kata Kepala DLH Sumut Binsar Situmorang saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (25/1) di Medan.
Menurut dia, sejak Senin (21/ 1), tim DLH Sumut sudah turun ke lapangan. "Jadi tim ini turun, secara diam-diam ke lokasi kejadian agar tidak diketahui pihak- pihak yang melakukan pembuangan limbah ikan secara sengaja di lokasi tersebut.
Karena itu sudah prosedur kita, sebab jika terbukti sanksinya ada dua, apakah sanksinya, pidana atau administrasi. Kalau sudah terbukti, kita akan teruskan pidana, dan pihak kepolisian akan menindaklanjutinya nanti dengan hasil bukti dari tim yang kita turunkan di lapangan itu," katanya.
Dia menjelaskan, pihaknya menurunkan tim investigasi itu terdiri dari petugas laboratorium, lembaga hukum, dan dari Kementerian Lingkungan Hidup, Seksi Pencemaran Lingkungan dari Jakarta. "Mereka akan mencari bukti-bukti akurat untuk mengetahui secara lebih pasti, kejadian yang disebutkan di beberapa media tadi.
Kalau terbukti, kita akan melakukan langkah- langkah yang sifatnya nanti, apakah memberikan sanksi administrasi atau sanksi pidana. Bila sanksinya pidana, kasus ini kita serahkan ke Poldasu. Jika sanksinya administrasi, maka kita hanyalah memberikan pembinaan saja. Sekaligus memulihkan lokasi tempat pembuangan limbah ikan busuk tersebut," katanya.
Dia menuturkan, hasil dari investigasi DLH Sumut itu akan diketahui pada Senin (28/1). "Mungkin pada Senin mendatang sudah bisa kita lihat hasilnya, dan sekaligus menentukan langkah-langkah apa yang harus kita sampaikan kepada perusahaan itu.
Menurut informasi sementara limbah itu ditemukan masih di kawasan perusahaan itu. Makanya ini yang kita tunggu pembuktiannya dari anggota kita di lapangan.
Artinya jangan kita menuduh orang tanpa ada bukti," katanya mengakhiri. POLDASU SIAP Sementara itu, bila memang sudah ada laporannya, Polda Sumatera Utara siap mengusut PT AN yang diberitakan telah membuang bangkai ikan mati di perairan Danau Toba. Hal itu dikatakan Kasubbid Penmas Poldasu AKBP MP Nainggolan.
"Kalau ada laporannya pasti kita usut," katanya, Jumat (25/1). MP Nainggolan menyebutkan, ia meminta kepada masyarakat yang memang benar mengetahui kalau PT AN tersebut membuang bangkai ikan ke Danau Toba segera mendatangi Mapoldasu. "Kita kan perlu laporan, siapa yang mengetahui diharapkan datang ke sini (Poldasu)," ucapnya.
Ia mengatakan, polisi tidak bisa secepat mungkin melakukan pemeriksaan terhadap PT AN. "Dari laporan itukan nanti kita bisa menyelidiki dimana lokasi pembuangan bangkai ikan itu," katanya.
Dengan adanya pemberitaan seperti ini katanya bukan berarti pihak kepolisian tidak bekerja. "Tetap akan kita pantau," ucapnya. (A11/A18/d)
Washington(harianSIB.com)Amerika Serikat lagilagi menolak memberikan visa masuk kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk menghadiri Si
Medan(harianSIB.com)Usia tak menghalangi M (56) warga Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Polonia untuk menjalankan bisnis narkotika. Ia di
Batubara(harianSIB.com)Fraksi Karya Pembangunan Nasional (FKPN) DPRD Batubara menilai fleksibilitas dan inovasi Pemkab Batubara dalam mengg
Sergai(harianSIB.com)Ruang baru bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hadir di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Idola Rasa
Simalungun(harianSIB.com)Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih mengajak kepada para orang tua untuk memberikan perhatian dan pendampingan
Medan(harianSIB.com)Setelah dua kali mangkir dari panggilan penyidik, Anggota Komisi C DPRD Sumatera Utara Dhody Thahir akhirnya dijemput da
Kutacane(harianSIB.com)Sedikitnya 13 rumah warga di Desa Bambel Gabungan, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, musnah terbakar, Rabu (
Medan(harianSIB.com)Harga cabai merah yang sempat mencapai Rp70.000 per kilogram dikeluhkan konsumen. Menyikapi kenaikan tersebut, Kantor Pe
Tanjungbalai(harianSIB.com)Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai menyerahkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota tentang penerima bantuan rehabili
Pematangsiantar(harianSIB.com)Sebanyak 149 siswa kelas XII SMK Swasta HKBP Pematangsiantar dari lima jurusan mengikuti Praktik Kerja Lapanga
Medan(harianSIB.com)Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan (DPC PDIP) Kota Medan bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP Medan Barat menggelar
Medan(harianSIB.com)Sebanyak 10 orang terdiri dari 8 orang terduga pelaku kericuhan yang berujung perusakan rumah warga di Sarsiantar, Desa