Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 23 Februari 2026

Telepon Presiden China, Jokowi Tawarkan Bantuan Tangani Wabah Corona

* Menlu se-ASEAN akan kumpul Bahas Perkembangan Virus
Redaksi - Kamis, 13 Februari 2020 10:12 WIB
176 view
Telepon Presiden China, Jokowi Tawarkan Bantuan Tangani Wabah Corona
news.detik.com
Presiden Jokowi
Jakarta (SIB)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menelepon Presiden China Xi Jinping untuk menyampaikan duka cita atas wabah virus corona SARS-CoV-2 yang terjadi di negeri tirai bambu tersebut. Jokowi menegaskan Indonesia siap memberikan bantuan kepada China.
"Tadi malam pukul 19.30, saya berbicara melalui telepon dengan Presiden RRT, Presiden Xi Jinping, yang pertama saya sampaikan duka cita kepada korban virus corona yang ada di Tiongkok," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (12/2).

"Saya juga sampaikan bahwa Indonesia yakin RRT bisa selesaikan masalah virus corona dalam waktu secepat-cepatnya. Itu kira-kira yang saya sampaikan kepada Presiden Xi Jinping," kata Jokowi.

Jokowi meyakini China dapat menyelesaikan wabah virus corona di negaranya. Jokowi pun siap apabila China memerlukan bantuan.
"Dan saya menawarkan apabila diperlukan bantuan-bantuan untuk mempercepat penanganan, saya bilang Indonesia siap untuk memberikan bantuan," ucapnya.

Bahas Corona
Sementara itu, Duta Besar RI untuk Singapura, I Gede Ngurah Swajaya mengatakan menteri luar negeri negara anggota Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) akan menggelar pertemuan membahas perkembangan wabah virus corona.

"Untuk informasi tambahan, secara regional kalau tidak salah ASEAN akan adakan pertemuan tingkat Menlu, pertemuan khusus yang membahas masalah ini (virus corona)," kata Ngurah melalui video teleconference di Kantor Staf Presiden, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu.

Ngurah mengatakan pertemuan itu akan digelar pada tanggal 20 Februari mendatang. Lokasi pertemuan ada di Laos.

"Yang akan dilakukan 20 Februari rencana di Laos merespons pembicaraan kepala negara melalui komunikasi terkait bagaimana ASEAN collectively merespon kondisi ini. Jadi ASEAN ada pertemuan khusus tingkat menteri pada tanggal 20 Februari," ucapnya.

Diketahui keganasan virus corona terus menelan korban jiwa. Jumlah korban jiwa akibat virus mematikan ini telah bertambah menjadi 1.113 orang di China dan 2 orang di luar China.

Komisi Kesehatan Nasional China seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (12/2), juga melaporkan bahwa lebih dari 44.600 orang telah terkonfirmasi positif virus corona di seluruh wilayah China.

Hingga kemarin, sekitar 2 ribu kasus baru dilaporkan, dengan 1.638 kasus ada di Provinsi Hubei, pusat wabah corona yang pertama kali muncul pada Desember 2019 lalu.

Sejauh ini, secara total, korban tewas akibat virus corona di wilayah China daratan menjadi 1.113 orang. Dua orang lainnya meninggal di Hong Kong dan Filipina, sehingga ada 1.115 orang yang meninggal. (detikcom/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru