Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 23 Februari 2026

Jemaah Sumut Kecewa Saudi Setop Umroh, Ada yang Sudah Ditepungtawari

Redaksi - Jumat, 28 Februari 2020 12:07 WIB
190 view
Jemaah Sumut Kecewa Saudi Setop Umroh, Ada yang Sudah Ditepungtawari
news.detik.com
Ilustrasi
Medan (SIB)
Calon jemaah umroh yang akan berangkat dari Sumatera Utara kecewa dengan Arab Saudi yang menyetop sementara WNA untuk umroh demi mencegah virus Corona. Penyetopan sementara itu diharap segera usai.
“Kalau memang di-cancel. Kita agak sedikit kecewa. Soalnya, karena kan persiapan untuk keberangkatan sudah sangat-sangat lengkap,” kata salah seorang jemaah, Munajar, Kamis (27/2).

Munajar mengatakan dia harusnya berangkat umroh pada 3 Maret 2020. Munajar, yang juga menjadi ketua rombongan dari travel tempatnya berangkat, menyebut seluruh dokumen untuk umrah sudah selesai diurus.

“Kami sebagai jemaah kecewa. Di kampung ada yang sudah ditepungtawari. Kalau dibatalkan jangan semua negara. Namun negara-negara yang berpotensi Corona saja seharusnya di-cancel,” ujar Munajar.Selain jemaah, pihak travel angkat bicara soal penyetopan umroholeh Saudi. Salah satu pihak travel umrah di Medan berharap jemaah tak khawatir atas penundaan sementara.

“Jemaah jangan takut terkait penundaan umroh ke Arab Saudi,” kata Direktur Travel Umroh dan Haji Arrahman, Ustaz Ade.
Dia menyebut saat ini jemaah asal Indonesia juga masih banyak berada di Arab Saudi. Dia juga berharap larangan dari Saudi ini segera dicabut.

“Untuk jemaah yang akan berangkat. Nanti kita reschedule. Jangan takut. Kita melihat ini karena ada faktor X saja. Kita berharap secepatnya dicabut,” ujar Ade.

TETAP ADA
Walaupun Arab Saudi menyetop sementara jemaah dari luar negaranya yang hendak umrah demi mencegah virus Corona, namun penerbangan dari Bandara Kualanamu, menuju Jeddah dan Madinah masih tetap berlangsung.“Sampai hari ini (Kamis), penerbangan Jeddah dan Madinahmasih ada dari Bandara Kualanamu,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Branch Communication
& Legal PT Angkasa Pura II Paulina Simbolon.Paulina menyebutkan selamaini setidaknya ada tiga kali penerbangan ke Jeddah dan Madinah dari Kualanamu tiap pekan.

Pihaknya saat ini masih menunggu keputusan pemerintah soal penerbangan.“Seminggu ada tiga kali keberangkatan ke Jeddah dan Madina. Penerbangan itu sendiri dari pesawat Arab Saudi dan Lion Air,” sebut Paulina.Dia mengatakan penangguhanpenerbangan di Kualanamumasih menunggu arahan Kemenhub. Menurutnya, belum ada surat dari operator untukpembatalan penerbangan umroh.

“Angkasa Pura II selaku pengelola masih menunggu arahan pemerintah dalam hal penangguhan penerbangan umrah dari Bandara Kualanamu. Kita juga belum ada terima surat dari operator-operator untuk pembatalan penerbangan ibadah
umroh,” ujar Paulina.(detikcom/c)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru