Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026
Pernah Interaksi dengan WN Singapura

2 Ojol Batam Positif Corona Dikarantina

Redaksi - Sabtu, 07 Maret 2020 10:33 WIB
257 view
2 Ojol Batam Positif Corona Dikarantina
news.detik.com
 Kota Batam
Batam (SIB)
Dinas Kesehatan Kota Batam memastikan 2 drivel ojek online (ojol) yang pernah berinteraksi dengan VP, WN Singapura positif Corona sudah menjalani karantina. Keduanya sempat menghilang karena ketakutan.

"Kedua driver ojek online sudah kembali ke karantina yang telah disiapkan oleh dinas kesehatan Pemko Batam," kata Kadinkes Kota Batam Didi Kusmarjadi, Jumat (6/3).

Berdasarkan catatan perjalanan, kedua ojol tersebut sempat melakukan kontak saat VP dan keluarga berkunjung ke Batam pada 20 hingga 23 Februari 2020. VP, wanita paruh baya ini kembali ke Singapura pada 26 Februari 2020

Di Singapura, VP terdeteksi suspect dan langsung diisolasi di rumahnya. Dia kemudian diambil sampling oleh dinas kesehatan Singapura hingga pada 1 Maret 2020, hasil laboratorium Kementerian Kesehatan Singapura menyatakan VP terkena virus Corona.

"Ada sebanyak 10 orang terlibat kontak erat saat VP berada di kota Batam, demikian dengan 2 driver ojek online tersebut," kata Didi.
Didi menjelaskan, keduanya bukan kabur. Namun, mereka keluar untuk bekerja karena sebagai tulang punggung keluarga.
"Bukan kabur, tapi dia keluar. Lalu kita cari tahu ternyata keseharian itu bekerja sebagai ojol, tulang pulang punggung keluarga," tuturnya.

"Sekarang dikarantina di Asrama Haji Batam Center, Kota," imbuhnya.

Corona, Dicari
Sebelumnya, Dinkes Kepri menyatakan 13 orang dalam pengawasan negatif virus Corona. Dinkes Kepri sebelumnya memantau 15 orang yang pernah berinteraksi dengan warga negara (WN) Singapura yang positif Corona. Dua pengemudi ojol ini termasuk pihak yang pernah berinteraksi dengan WN Singapura tersebut.

"Jadi terhadap orang-orang yang dalam pemantauan, yang kontak erat dengan kasus nomor 103 di Singapura, total dari 15 orang dalam pemantauan, 13 hasilnya sudah diketahui, hasilnya negatif semua," kata Kadinkes Kepri Tjetjep Yudiana, saat dihubungi, Jumat (6/3).

Sebelumnya diberitakan, sedikitnya 2 pasien terinfeksi virus Corona (Covid-19) di Singapura disebut pernah ke Batam, Kepri. Tim Terpadu Pemprov Kepri lalu menelusuri jejak penderita virus Corona itu di Batam.

Hal tersebut dilakukan setelah Kementerian Kesehatan Singapura mengonfirmasi 4 kasus baru pasien terinfeksi virus Corona (COVID-19) pada Minggu (1/3). Dua orang yang terinfeksi Corona pernah berada di Batam.

"Kasus 103 adalah seorang perempuan warga negara Singapura berusia 37 tahun yang tidak memiliki riwayat perjalanan China, Daegu, dan Cheongdo baru-baru ini. Tapi dia pernah di Batam. Dia anggota keluarga dari pasien kasus 93 dan dihubungkan dengan kasus 101," tulis pemerintah Singapura dilansir dari situs resmi pemerintah Singapura, gov.sg, Senin (2/3).

Lalu, kasus 104 adalah seorang perempuan berkewarganegaraan Myanmar berusia 25 tahun yang juga tidak memiliki riwayat perjalanan China, Daegu, dan Cheongdo baru-baru ini. Tapi dia pernah berada di Batam.

"Dia adalah pekerja rumah tangga asing yang dipekerjakan oleh pasien kasus 103," ujarnya. (detikcom/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru