Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Pembangunan Jembatan Layang Kelok 11 Jalur Medan - Berastagi Dimulai Pertengahan Tahun

Redaksi - Sabtu, 07 Maret 2020 12:02 WIB
1.874 view
 Pembangunan Jembatan Layang Kelok 11 Jalur Medan - Berastagi Dimulai Pertengahan Tahun
SIB/Ist/M03
SAMBUT : Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Ny Sariati Terkelin Brahmana menyambut kedatangan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Kabupaten Karo pada acara Pra Musrenbang, Jumat (6/3) di Hotel Sibayak Berastagi.
Medan (SIB)
Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH merasa sangat senang mendengar penjelasan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang mengatakan, pembangunann jembatan layang "Kelok 11" di jalur Medan - Berastagi akan segera dimulai paling lambat pertengahan tahun 2020, untuk menghindari kemacetan yang semakin parah.

Hal itu diungkapkan Bupati Karo kepada wartawan, Jumat (6/4) melalui telepon seusai mengikuti Pra- Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Wilayah Dataran Tinggi Provinsi Sumatera Utara tahun 2020 di Hotel Sibayak Berastagi.

Kegiatan itu dibuka oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan dihadiri Bupati Karo Terkelin Brahmana, para bupati se-kawasan dataran tinggi, Ketua TP PKK Provinsi Sumut Ny Nawal Edy Rahmayadi, Ketua TP PKK Kabupaten Karo Ny Sariati Terkelin Brahmana, Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi MSi, Kabag Protokoler Frans Leo Surbakti SSTP, ASN Provsu dan lainnya.

Menurut Bupati Karo, Gubernur Sumut dalam pidatonya akan terus mendorong Karo membenahi infrastrukturnya, menuju objek wisata yang andal serta tidak lagi mengalami kemacatan, sebab mulai pertengahan tahun 2020 ini, pembangunan "jalan layang" akan dimulai.

"Bahkan Pak Gubernur menyuruh operator menayangkan video animasi model jembatan layang yang bakal dibangun. Ini patut kita berbangga dan senang, sebab ketepatan kita memperingati hari jadi ke 74 Kabupaten Karo. Ini merupakan hadiah bagi seluruh masyarakat Karo," ujar Terkelin.

Dari paparan dan tayangan animasi tersebut, ujar Terkelin, ada sejumlah titik yang akan dibangun jembatan layang, seperti di Sibolangit sepanjang 384 meter dan dikelok 11 Bandar Baru sepanjang 1600 meter.
"Doa dan harapan serta perjuangan kita selama ini tidak sia-sia dan dengan terealisasinya pembangunan jembatan layang, akan menghilangkan trauma masyarakat menghadapi kemacetan apabila berkunjung ke Berastagi," ujar Bupati Karo.

Dalam Pra-Musrenbang itu, tambah Terkelin, Gubernur Sumut juga berjanji akan membenahi Tahura (Taman Hutan Raya) sesuai kearifan lokal budaya Karo, sehingga bangunan desain Siwaluh Jabu (desain Rumah Adat Karo) harus segera diselesaikan oleh Pemkab Karo.

Selain itu, Edy Rahmayadi juga menyampaikan kepada Bupati Karo supaya tahun 2020 ini, mulai dari gerbang pintu masuk Tahura, sebagai simbol wajah Kota Berastagi, segera dibuat master plan kiri - kanan jalan, agar ditanam sejenis bunga.

"Ini tujuannya, agar ada ikon yang dikenal saat memasuki Kota Berastagi. Ini bukan main-main, nanti Provinsi Sumut akan menampung anggarannya. Saya harap, Pemkab Karo segera siapkan master plannya. Ingat, nanti saya tagih, biar Karo maju dan bermartabat," tegas Edy.(M03/c).
SHARE:
komentar
beritaTerbaru