Minggu, 23 Juni 2024 WIB

Minta Tebusan Rp 500 Juta, Sekelompok Orang Sekap Satu Keluarga di Salah Satu Hotel di Medan

Tumpal Manik - Senin, 10 Juni 2024 19:40 WIB
1.554 view
Minta Tebusan Rp 500 Juta, Sekelompok Orang Sekap Satu Keluarga di Salah Satu Hotel di Medan
(Foto:SNN/ Tumpal Manik)
MELAPOR: Amran Toni didampingi penasehat hukumnya, Eka Putra Zakran, SH, MH melaporkan adiknya sekeluarga yang menjadi korban penculikan ke SPKT Mapolda Sumut, Senin (10/6/2024).

Medan (harianSIB.com)
Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan 2 orang anak yang berusia 4 dan 6 tahun warga Jalan Bagan Percut Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang disekap sekelompok orang di salah satu hotel di Medan.

Hal tersebut terungkap saat abang korban, Amran Toni didampingi penasehat hukumnya Eka Putra Zakran, SH, MH bersama warga Bagan mendatangi SPKT Mapolda Sumut untuk melaporkan penculikan yang dialami adiknya Sabarudin, Senin (10/6/2024).

"Kita melaporkan dugaan penculikan Sabaruddin dan keluarga yang dilakukan sekelompok OTK sejak Kamis (5/6/2024) malam sekira pukul 20.00 WIB dengan nomor laporan LP/B/749/VI/2024/SPKT/Polda Sumut," ujar Eka.

Baca Juga:

Menurut Eka, penculikan itu terjadi saat korban sekeluarga disergap dalam perjalanan ke penyimpanan mobil di Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan.

"Usai disergap, sekelompok OTK membawa korban ke rumahnya dan menggeledah isi rumah seperti mencari sesuatu," ucapnya sembari menyebut usai menggeledah rumah korban, sekelompok orang tadi membawa korban sekeluarga ke tempat yang tidak diketahui.

Baca Juga:

Lanjut Eka, sejak Kamis malam (5/6/2024) hingga Senin pagi (10/6/2024) tidak ada kabar dari korban sekeluarga dan pihak kerabat tidak mengetahui keberadaan korban.

"Pada Sabtu (8/6/2024) kita melihat mobil korban berada di sebuah hotel dan mencari tahu keberadaan korban sekeluarga ke pihak hotel namun informasi tidak diberi," jelas Eka.

Sampai Minggu (9/6/2024) pihak pengacara dan kerabat mencari tahu keberadaan korban sekeluarga di sekitar hotel , namun tidak didapat informasi.

"Barulah hari ini, sejak pagi sekira pukul 10.00 WIB, sudah 3 kali korban menelepon meminta kerabatnya menyediakan Rp 500 juta sebagai tebusan agar korban sekeluarga dibebaskan," tandasnya sambil mengatakan dari mana Rp 500 juta dicari kerabat sebagai tebusan.

Menurut Eka, berdasarkan telepon yang diterima para korban dalam kondisi yang memperihatinkan disekap selama 5 hari.

"Menurut korban, mereka memang diberi makan namun sudah 5 hari mereka tidak ganti baju sama sekali," jelasnya.

Sementara abang korban Antoni berharap agar korban sekeluarga dapat segera ditemukan, apa lagi keponakannya yang masih kecil-kecil.

"Saya berharap mereka dapat dibebaskan apalagi keponakan saya yang masih kecil-kecil saat ini masih dalam suasana ujian, tapi mereka tidak ikut ujian," jelasnya.

Usai melapor ke SPK, pengacara, kerabat dan 2 orang dari petugas SPK Mapolda Sumut bergerak ke hotel dimana mobil korban ditemukan terparkir. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polrestabes Medan Gerebek Tembak Ikan di Pasar 8 Gambir Tembung
Puluhan Preman Bantai dan Seret Sarengat di Depan Keluarganya Hingga Tewas
Penertiban Bangunan Permanen di Jalan H Anif Ricuh
Gudang Gas Elpiji di Percut Sei Tuan Terbakar, 13 Orang Terluka
Lokasi Judi dan Barak Narkoba di Tanah Garapan Jalan Perjuangan Bebas Beroperasi
Seorang Wanita Paruh Baya di Percut Sei Tuan Sekarat Usai Dibakar Hidup-hidup
komentar
beritaTerbaru