Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 14 Juni 2026
Mukernas PPP di Bandung

Ada 9 Usulan Capres Termasuk Jokowi dan Rhoma Irama

- Sabtu, 08 Februari 2014 12:32 WIB
654 view
Ada 9 Usulan Capres Termasuk Jokowi dan Rhoma Irama
SIB/Int
Ilustrasi
Jakarta (SIB)- PPP menggelar Mukernas kedua di Bandung, Jawa Barat. Ada dua agenda utama yang dibahas di Mukernas partai berlambang kabah ini.
"Jadi ada dua agenda besar. Pertama mendengar persiapan terakhir dari masing-masing wilayah terkait dengan Pileg 9 April.

Yang kedua isu seputar pencapresan, itu dua isu besarnya," kata Waketum PPP, Lukman Hakim Saifuddin, Jumat (7/2).

Terkait pencapresan, DPP PPP akan mendengarkan masukan dari berbagai wilayah. Untuk kemudian diambil kesimpulan siapa yang bakal dicapreskan.

"Capresnya tergantung di Mukernas nanti. Kita akan mendengar semua pimpinan wilayah, majelis-majelis, dan ketua departemen dan lembaga serta pengurus harian lainnya. Semua kita akan dengar pandangannya," kata Lukman.

"Pertama kita dengar figur siapa saja yang diusulkan dari wilayah, lalu isu kedua kapan timing-nya akan dideklarasikan," lanjut Wakil Ketua MPR RI ini.

Namun berkaca pada Munerkas pertama pada Februari 2012 lalu sudah muncul beberapa kandidat capres PPP. Lukman lantas menyebutkan kandidat-kandidat itu, yang tentu saja bakal bertambah banyak di Mukernas kali ini.

"Pada Mukernas pertama Februari 2012 itu muncul beberapa nama seperti Pak JK, Pak Mahfud MD, Anies Baswedan, dan beberapa nama lain. Tentu termasuk Ketum PPP Suryadharma Ali sendiri juga muncul. Tentunya pasti ada perkembangan di Mukernas nanti," tegasnya.

9 Usulan Capres
Ketua DPP PPP Dimyati Natakusumah menyebut ada banyak usulan yang masuk terkait capres.

"Ada banyak usulan person to person yang masuk. Boleh saja menyebut ada Bang Rhoma, Pak Prabowo, Jokowi, JK, Anies Baswedan, Mahfud, Jimly segala macam. Tapi kalau saya usul ya Pak SDA (Suryadharma Ali) lah," ujar Dimyati saat dihubungi, Jumat (7/2).

Selain itu Dimyati juga menyebut Waketum PPP Lukman Hakim juga diusulkan menjadi capres. Namun PPP belum memutuskan nama-nama tersebut resmi ditunjuk.

"Baru malam ini nanti dibicarakan di Mukernas. Mekanismenya DPP memutuskan. Tapi karena DPP menginginkan demokratis jadi membuka Mukernas, nanti Pak Ketum sama Sekjen yang memutuskan. Kuncinya di mereka," kata Dimyati.

Dimyati pun mempersilakan siapapun untuk mengusulkan capres PPP. Partai berlambang Kabah itu berencana mengumumkan capresnya pada Minggu (9/2) mendatang.

"Siapa saja boleh mengusulkan. Siapa saja yang diusulkan boleh masuk. Kalau Internal ada Pak SDA dan para Waketum. Tetapi sebenarnya capres PPP sudah ditentukan, yaitu pak SDA.

Di mana-mana ketum partai lah yang diprioritaskan. Kalau Ketum tak bersedia baru diserahkan ke yang lain. Nah Pak SDA mintanya diputuskan saat Mukernas," tutur Dimyati. (detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru