Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 23 Agustus 2026

Permukaan Air Danau Toba Menyusut, Pakar IPB Peringatkan Risiko Kematian Massal

Redaksi - Sabtu, 25 April 2026 06:00 WIB
1.477 view
Permukaan Air Danau Toba Menyusut, Pakar IPB Peringatkan Risiko Kematian Massal
KOMPAS.COM/TEGUH PRIBADI
Pemandangan Danau Toba Parapat dari Jalan Besar Siantar-Parapat, Nagori Sibaganding, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (23/3/2026).

Kejadian serupa juga pernah terjadi pada 2018, 2020, dan 2023 ketika muka air relatif rendah, meski dalam skala lebih kecil.

Jonson mengungkapkan bahwa penurunan muka air bukanlah penyebab langsung kematian ikan, melainkan faktor pemicu percampuran massa air saat terjadi cuaca ekstrem dan angin kencang.

Dalam kondisi perairan yang relatif dangkal, angin kencang akan mengaduk sedimen limbah organik di dasar danau. Sedimen halus terangkat ke permukaan dan dapat menyumbat insang ikan.

"Pada saat yang sama, air dari lapisan bawah yang miskin oksigen naik ke atas, menyebabkan penurunan drastis kadar oksigen terlarut sehingga ikan di KJA mati," jelas guru besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB ini.

Faktor pemicu lain adalah penumpukan limbah organik dan rumah tangga di dasar danau. Jonson mengatakan, dalam kondisi normal, limbah tersebut diuraikan oleh bakteri dengan bantuan oksigen.

Namun, ketika oksigen habis, proses penguraian berlangsung secara anaerobik dan menghasilkan gas beracun seperti hidrogen sulfida dan metana.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kemarau Panjang, Permukaan Air Danau Toba Surut
Hujan Terus Guyur Toba Samosir tapi Permukaan Air Danau Toba Tetap Surut
PT Inalum Turunnya Permukaan Air Danau Toba Tidak Ada Kaitannya dengan Kegiatan Perusahaan
Hujan Terus Mengguyur Tobasa, Permukaan Air Danau Toba Masih Surut
komentar
beritaTerbaru