Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 07 Juni 2026

Sembuh dari Sakit Lutut, Reny Nasution Fokus di Belakang Layar

- Selasa, 07 Maret 2017 21:24 WIB
2.082 view
Sembuh dari Sakit Lutut, Reny Nasution Fokus di Belakang Layar
SIB/Dok
Reny Nasution bersama buah hatinya, yang kini terjun di industri hiburan Indonesia di genre akting untuk sinetron dan layar lebar.
Binjai (SIB) -Masih ingat Reny Nasution? Di era 1980-an, perempuan kelahiran Medan, 15 Mei 1965 itu adalah magnet industri hiburan di Sumut. Bersama rekan seangkatannya -- sebutlah Ozy Syahputra, Tetty Manurung, Metha Armis, Yon Usman Yundhi, Nenny Sri Wahyuni, Yunita Manurung, Rida Sidabutar -- Reny mengharumkan nama Medan lewat ragam festival. Mulai dari BRTV hingga kegiatan profesional lain. Kemudian, Reny masuk ke industri bersama Meriam Belina serta Dian Pieshesa untuk rekaman diarahkan Obbie Mesakh. Tahun 1993 Reny masih tampil di pentas nasional. "Terakhir tampil ya saat tur album. Setelah itu nikah, fokus keluarga menjadi suri rumah tangga," ujarnya di GOR Binjai, Senin (6/3) saat menghadiri Model and Agency's Competition V_Management. Kegiatan itu digagas agensi model di bawah pimpinan Evy Nurhani dengan asisten Budi. Reny di acara tersebut mendampingi artis muda Indonesia Cathy Fakandi yang menjadi bintang tamu dan sharing pada model-model berbakat di daerah kota rambutan dan sekitarnya tersebut. "Saya sekarang di belakang layar. Sudah tak selincah dulu. Lutut sakit, sudah sembuh tapi belum sempurna," ujarnya.

Putri pasangan Chasiat Nasution - Ny Asna itu hadir di Binjai dan untuk maksud nostalgia karena sejak hijrah ke Jakarta di tahun 1985 justru melanglang ke pelosok Indonesia. "Medan sudah sangat berubah," papar Reny didampingi Amri dari Amri Pro Management Artis Medan.

Ketika masih di Medan, sejak belia Reny sudah jadi penyanyi pro. Menimba ilmu di SD Jalan Mistar, SMPN 1 Medan dan melanjut ke SMAN 1. Di sekolah favorit itulah Reny banyak mengukir prestasi di bidang nyanyi. Hijrah ke Jakarta dan menikah dengan Yun Fakandi membuatnya undur dari industri hiburan. "Saya boru Batak yang harus menjunjung adat. Apalagi setelah melahirkan, terserang kram otot pada lutut. Sudah bedah, hasilnya seperti sekarang. Saya di belakang layar ajalah. Selain mengarahkan dan terus berdoa agar industri entertainment Indonesia semakin cerah!"

Di belakang layar pun Reny masih intens berkomunikasi dengan dunia artis. Satu di antaranya membangun komunikasi dengan 8Management Artis Jakarta pimpinan Gugun Siregar. "Sama-sama orang Medan, harus berkontribusi. Gugun pun pencari dan penyupor bakat bertangan dingin," sanjung Reny yang mengaku rindu untuk membangun pentas bersama rekan-rekan artis seperti diurai di atas.

Selama tak sampai sepekan di Medan, Reny cuma sempat bernostalgia dengan Yon Usman Yundhi yang rutin tampil di D'Palaz Resto yang dikelola Ketua Iwapi Sumut Ny Hj Rosna Nurlely Siregar. "Medan sudah demikian maju. Usaha kuliner dan entertain sejalan saling mendukung. Beda di era kami di mana masa itu untuk mengembangkan karier masih sulit," kenangnya dan diaminkan Yon Usman serta Amri. (R9/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru