Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 30 Agustus 2026

Setelah Nasi Padang dan Om Telolet Om, Musisi Norwegia Rilis Komodo Ping Pong

- Minggu, 09 April 2017 21:56 WIB
689 view
Jakarta (SIB)- Audun Kvitland Rostad memotret keunikan komodo dan  menuangkannya dalam lagu berjudul Komo Ping Pong.  Lagu tersebut diciptakan dalam maksud menghargai fauni purba yang hanya ada di Indonesia. Spesies langka tersebut pun digemarinya.

Ini kali kesekian musisi Norwegia  itu menciptakan lagu mengenai Indonesia. Yang pertama adalah lagu berjudul Nasi Padang dalam irama semirock. Setelah lagu tersebut populer di YouTube, pria suka senyum itu menerjemahkannya ke bahasa Indonesia. Selanjutnya, lagu Om Telolet Om yang terinspirasi dari viral sedunia ketika video anak-anak di lintas antarpulau minta pada sopir untuk membunyikan klakson berirama Om Telolet Om. Yang sekarang, Komodo Ping Pong dirilis dalam bahasa Inggris dan bahasa Norwegia.

Selain menciptakan lirik dan melodi, judul Komodo Ping Pong sebagai bentuk keakrabannya pada binatang melata tersebut dan karena jatuh cinta dengan Nusantara. "Saya jatuh cinta dengan Indonesia. Setelah jalan-jalan saya bermimpi tentang ping pong, maka jadilah lagu ini," kata Audun di Jakarta, Jumat (7/4).

Sebelumnya Audun sempat viral berkat lagu Nasi Padang. Beberapa orang pun menanyakan Audun yang lompat tema lagu dari kuliner ke fauna dan dia punya jawabannya sendiri. "Sepertinya agak sulit bikin soal makanan lagi soalnya saya harus benar-benar merasakan. Kalau menulis itu harus dari yang benar-benar dari dalam hati saya. Mungkin lagu lain tentang budaya," ujarnya seperti diberitakan ViVa.Co.Id.

Audun menerjemahkan Nasi Padang ke Bahasa Indonesia. Sementara untuk lagu terbarunya, Komodo Ping Pong, belum berpikir menerjemahkannya ke Bahasa Indonesia lantaran dibutuhkan waktu lebih lama. "Saya senang sebenarnya bikin pakai Bahasa Indonesia. Tapi saya harus belajar dahulu soal Bahasa Indonesia dan belajar cara ngomongnya biar orang Indonesia sendiri juga mengerti dengan kata-katanya. Saya belajar lirik (lagu) Nasi Padang saja sebulan," tutupnya. (T/R9/f)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
‎Cuan Manis Bisnis Daster

‎Cuan Manis Bisnis Daster

Medan(harianSIB.com)Tren pakaian rumahan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin pintar memadu padankan pak