Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 01 Mei 2026

Da Costa Sound Alike The Mercy’s, Erwin Harahap: “Indonesia Punya Band Sekaliber Bee Gees!”

- Selasa, 17 Juni 2014 12:24 WIB
2.672 view
  Da Costa Sound Alike The Mercy’s, Erwin Harahap: “Indonesia Punya Band Sekaliber Bee Gees!”
Jakarta (SIB)- Da Costa Band merilis album dengan tajuk Da Costa Sound Alike The Mercy’s. Dalam fisik edisi luks tersebut ada 13 lagu yang dilantunkan Alexander Da Costa. Dari sisi suara dan power, suara pria kelahiran Bobonaro itu sama persis dengan vokal Charles Hutagalung (alm), mantan vokalis The Mercy’s. “Charles Hutagalung itu bukan mantan vokalis The Mercy’s karena hingga akhir hayatnya grup kami tidak dan tak pernah bubar. Soal Da Costa Band, Indonesia punya grup sekaliber Bee Gees,” ujar Erwin Harahap.

Kerabat kandung Rinto Harahap itu memang penyupervisi album Da Costa Band. Bahkan basis The Mercy’s tersebut menyertakan lagu-lagu yang pernah populer di album tersebut. Saking sama sebangunnya dengan The Mercy’s, publik meragukan apakah di album itu suara alexander Da Costa atau remake suara Charles Hutagalung. “Tidak... di album itu ada lagu baru ciptaan Alexander Da Costa dan dilantunkannya. Itu memastikan bahwa The Mercy’s tidak sama dengan Da Costa Band. Kalau ada kesamaan persis, itulah kelebihan Da Costa Band yang lebih variatif mengisi melodi dan perkusi di albumnya ini,” tandas Erwin Harahap.

Di Jakarta, ketika  launching di Airman Lounge The Sultan Hotel, Jumat (2/5), publik terhenyak dengan penampilan Da Costa Sound Alike The Mercys tersebut. Sukses awal di Jakarta itulah membuat Da Costa Band terikat jadwal tampil di sejumlah tempat di dalam negeri bahkan sampai ke luar negeri. “Di Medan diagendakan diadakan pada September 2014 di Tiara Convention Centre,” tulis SMS Alexander Da Costa.

Untuk publik terbatas, Da Costa Band menggelar pertunjukan yang disesaki kalangan penyuka lagu oldies dan anak muda band. Lagu Da Costa Sound Alike The Mercy’s bahkan menjadi satu-satunya lagu Indonesia yang tiap hari diputar Radio Pelangi Lintas Nusa. Di radio yang mengklaim sebagai sebagai satu-satunya radio di Medan yang mengemas secara khusus keselarasan antara program, informasi, hiburan dan teknologi di Freq. 99.5 Mhz tersebut, Da Costa Sound Alike The Mercy’s merajai. “Kalau itu yang terjadi, saya bersyukur dan memang terjunnya saya ke industri kreatif setelah The Mercy’s vakum dua puluh tahun lebih, sebagai satu anugerah dariNya,” jelas Alexander Da Costa sambil menantang penikmat musik Indonesia, khususnya yang mengenal The Mercy’s untuk memastikan apakah Da Costa Band sungguh ada atau sekadar ‘reinkarnasi’ Teh Mercy’s. “Da Costa Band pasti mengikuti kreativitas The Mercy’s dalam menciptakan trend setter tapi tetap dengan selera masa kini!”

Di Indonesia, The Mercy’s tak hanya mengisi ceruk pop dengan genre Medan — berpersonel pemuda Medan yakni Rinto Harahap, Erwin Harahap, Charles Hutagalung, Reynold Panggabean, Rizal Arsyad dan Iskandar Bun  plus Albert Sumlang — tapi menjadi salah satu band Tanah Air pertama yang melanglang ke mancara negara.

Puluhan lagu The Mercy’s hingga kini masih populer seperti Tak Sedetikpun, Tiada Lagi, Ayah, Kisah Seorang Pramuria, Tak Mungkin dan Biarku Sendiri. Bahkan, lagu Injit Injit Semut yang bergenre Melayu, saking populernya dan menjadi lagu rakyat di negara-negara ASEAN, diklaim sebagai lagu dari negeri tetangga. (t/r9/q)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru