Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Turki Tahan Pekerja Seni Terkait Orientasi Seks dan Kepercayaan

Redaksi - Selasa, 02 Februari 2021 10:10 WIB
359 view
Turki Tahan Pekerja Seni Terkait Orientasi Seks dan Kepercayaan
128flashfire/Wikipedia
Foto ilustrasi ka'bah.
Ankara (SIB)
Kepolisian Turki menahan 4 orang pekerja seni yang hasil karyanya dimaksud dinilai menghina satu kepercayaan. Karya tersebut dipajang di salah satu universitas di Ankara akhir Januari 2020.

Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu, mengumumkan penangkapan dimaksud dan mengaitkan keempatnya dengan orientasi seks, komunitas LGBT. "Empat orang LGBT yang melakukan aksi tak hormat terhadap Ka'bah ditahan di Universitas Bogazici," tulis Soylu melalui Twitter yang kemudian diberitakan Senin (1/2).

Pemerintah Istanbul merinci karya tersebut menyelipkan gambar bendera pelangi yang identik dengan kaum LGBT. Karya tersebut digantung di seberang kantor rektor Universitas Bogazici pada Jumat (29/1). Karya tersebut langsung dicopot setelah sejumlah pejabat buka suara.

Ibrahim Kalin, juru bicara Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menegaskan bahwa pelecehan bukan bentuk kebebasan berekspresi atau protes. Ia pun memastikan bahwa negara akan memberikan hukuman setimpal terhadap para tersangka sesuai dengan hukum yang berlaku.

Karya tersebut terpasang di tengah serangkaian aksi protes di universitas itu. Sebagian mahasiswa menentang penunjukan rektor baru Universitas Bogazici, Melih Bulu, oleh Erdogan. Mereka menganggap pemilihan itu bermotif politik. Di sisi lain, Erdogan menyebut orang-orang yang terlibat dalam aksi itu sebagai teroris.

CNNIndonesia.Com melaporkan, sepanjang sejarah modern Turki, orientasi seks manapun sebenarnya legal namun LGBT sering mendapatkan perlakuan tak adil. (T/R10/d)
Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru