Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Syuting ‘Ikatan Cinta’ Didenda Pasca Dibubarkan karena Langgar Prokes Covid-19

Redaksi - Kamis, 04 Februari 2021 10:24 WIB
489 view
Syuting ‘Ikatan Cinta’ Didenda Pasca Dibubarkan karena Langgar Prokes Covid-19
RCTI
Sinetron Ikatan Cinta yang tayang di RCTI
Bogor (SIB)
Penanggung jawab kegiatan syuting ‘Ikatan Cinta’ diancam sanksi denda Rp20 juta karena melanggar protokol kesehatan (prokes). Sanksi bakal dijatuhkan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Bupati Bogor Ade Yasin usai rapat penanganan Covid-19 di Cibinong, Bogor, Selasa (2/2) mengatakan hal tersebut. "Satpol PP sudah cek menindaklanjuti, kena denda ya... Rp20 juta. Iya ada (pelanggaran prokes), tetap kami pantau terus," tambahnya.

Sebagaimana diberitakan, syuting ‘Ikatan Cinta’ dibubarkan Gugus Tugas Covid-19 sehubungan menjadi konsentrasi kerumunan massa yang harus dibubarkan aparat. Pengecekan petugas, selain jadi pusat kerumunan, pemain dinilai tidak patuh prokes, termasuk tidak bermasker.

Lokasi syuting sinetron yang tengah happening tersebut di wilayah Gunung Geulis, Megamendung, Puncak Bogor. Pemkab Bogor menerapkan peraturan pembatasan sosial.

Mengomentari kondisi tersebut, Amanda Manopo via @mandaskatic.id menilai karena sinetron sedang buming, tidak sedikit orang yang tidak menyukainya. "Dari sinetron ‘Ikatan Cinta’ ini kan banyak yang suka banyak yang nonton banyak yang mendukung jadi gimana pun caranya pasti ada aja orang yang sirik ada aja orang yang enggak suka," ungkap Amanda.

Ia melanjutkan, tidak sedikit pula orang yang berusaha menjatuhkan kesuksesan itu dengan berbagai cara mulai dari gosip antara pemain hingga kritik terhadap jalan ceritanya. "Pasti gimana caranya untuk menjatuhkannya dengan berbagai cara mungkin lewat dari pemain gosip-gosip tersebar atau apa yang terjadi saat ini. Dengan jalan cerita atau dengan cara apapun lah," jelasnya.

Amanda menaku sudah kebal dengan sejumlah gosip yang menimpanya dengan lawan mainnya, Arya Saloka. Namun dari itu semua, menghentikan proses syuting merupakan salah satu hal yang paling menjatuhkan. "Mungkin kita pernah berbuat salah tapi untuk jalan cerita kayak pemain digosipin aku udah khatam ya jadi enggak peduli saya sudah capek di lokasi syuting jadi saya enggak mau capek lagi untuk hal yang enggak penting. Menurut saya paling menjatuhkannya melalui menghentikan syutingnya itu dari Covid PSBB apa yang terjadi aja," tegasnya.

Sebelumnya, pesinetron top itu mengimbau massa tidak usah mendatangi lokasi syuting. Tetap berdiam di rumah adalah langkah terbaik untuk mendukung kelanjutan sinetron. Sinetron bercerita mengenai lika-liku kehidupan pernikahan Andin dan Aldebaran. (T/Ant/R10/d)
Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru