Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 Juli 2026

Konten Indihome Merger ke Telkomsel Pertelevisian Digital Indonesia Makin Unggul dan Beragam

Redaksi - Jumat, 30 Juni 2023 13:32 WIB
590 view
Konten Indihome Merger ke Telkomsel Pertelevisian Digital Indonesia Makin Unggul dan Beragam
(Foto: Tempo.co/r)
Tanda Tangan: Telkom dan Telkomsel menandatangani akta pemisahan (deed of spin-off) untuk mengintegrasikan IndiHome ke Telkomsel di Telkom Landmark Tower, Jakarta Selatan, Selasa (27/6). 
Jakarta (SIB)
Konten pertelevisian digital Indonesia dipastikan makin unggul danberagam. Selain itu, produk IndiHome lainnya seperti internet dan saluran telepon akan semakin maksimal dalam kualitas. Kepastian tersebut setelah terintegrasikannya IndiHome ke Telkomsel.
Kepastian tersebut pasca PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. atau Telkom dan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) menandatangani akta pemisahan (deed of spin-off) atau merger untuk mengintegrasikan IndiHome ke Telkomsel.
Penandatanganan dilakukan Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dan Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam di JAkarta, Selasa (27/6). Menyusul penandatanganan, perseroan akan melapor ke Menteri Hukum dan Asasi Manusia Republik Indonesia pada 1 Juli 2023. “Secara legal IndiHome akan resmi berada dalam pengelolaan Telkomsel mulai 1 Juli 2023,” ujar Ririek Adriansyah di Telkom Landmark Tower, Jakarta Selatan.
Kesepakatan ini merupakan tonggak penting bagi implementasi inisiatif Fixed Mobile Convergence (FMC) Telkom Group. Khususnya sebagai bagian dari strategi utama perusahaan Five Bold Moves, dalam rangka menciptakan dampak berkelanjutan di masyarakat, seperti menghadirkan layanan broadband yang lebih luas, merata, dan handal.
langkah tersebut juga mendukung akselerasi inklusi digital dan ekonomi digital, meningkatkan level playing field industri telekomunikasi Indonesia, serta memperkuat bisnis perseroan di masa mendatang. “Hari ini merupakan tonggak perjalanan yang penting bagi transformasi Telkom Group yang akan berfokus memajukan Business to Business (B2B) Indonesia,” tambahnya.
Ia menambahkan, kajian mendalam terkait FMC dilakukan dan bahkan 23 dari 25 operator telco terbesar dunia telah mengimplementasikan FMC. (Instagram /Tempo.co /R10/r)


Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru