Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 01 Mei 2026

Konser di Medan, Marsada Band Tetap Andalkan Perkusi Etnik Batak

- Kamis, 27 Maret 2014 20:39 WIB
2.310 view
Konser di Medan, Marsada Band Tetap Andalkan Perkusi Etnik Batak
Samosir (SIB)- Marsada Band semakin populer. Tak hanya di Indonesia tapi hingga ke manca negara. Meski demikian, sekelompok musisi muda dinamis asal Pulau Samosir, Sumatera Utara, itu tetap mengandalkan perkusi etnik Batak Toba. Agendanya, setelah melanglang ke sejumlah wilayah di Tanah Air hingga menyeberang ke Singapura dan Malaysia, Sabtu, (29/3), personel yang bermain musik dan menjadi vokalis itu menggelar pertunjukan terbatas di Copa Cabana Live Music Jl Hayam Wuruk Medan. “Konser nostalgia itu untuk memenuhi permintaan fans fanatik Marsada Band,” manajer artis M Hasioland Hutabarat di Medan, Rabu, (26/3). “Konser terbatas dimaksudkan khusus bagi penggemar setia Marsada Band!”

Dalam industri kreatif, kelompok yang semula terdiri dari trio dan pada tahun 1999 berkembang menjadi group. Meski berada dalam pusaran global di mana budaya pop makin bercokol namun Marsada Band tetap dengan cirinya, etnik. Bersamaan dengan itu, Marsada  Band memodernisasi perkusinya misalnya dengan memasukkan gitar akustik modern. “Tetapi tetap memainkan dan  menggabungkan irama tradisional dengan irama Barat secara bersama sama. Peralatan tradisional yang digunakan Marsada termasuk kecapi dan suling,” tambah Hasioland Hutabarat.

Di bursa lagu etnik, kelompok yang menyohorkan lagu Maria itu memiliki sejumlah lagu hits, baik lagu ciptaan orisinal, adaptasi maupun lagu-lagu rakyat yang sudah terkenal di publik. Lagu-lagu tersebut di antaranya Boasa Ma yang riang termasuk Molo Huingot dan Marmasak Sandiri. Dendangan yang juga populer termasuk Unang Pola Sukkun Bulan. Lagu-lagu yang sudah populer namun dibawakan Marsada Band pun berasa nikmat seperti Rosita dan Baringin Saba Tonga termasuk Marsittogol yang riang. Bahkan lagu yang masih kental orisinalitas musikalitas seperti Siutur Sanggu. Unang Pola Sukkun Bulan.

Hasioland Hutabarat mengatakan, konsep yang disiapkannya dalam penampilan Marsada Band adalah berkomunikasi dalam lagu dengan audiens. “Penonton dimungkinkan meminta lagu dan bernyanyi bersama!” (r9/z/r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru