Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 21 Juni 2026

Penelitian Mengungkap Senyawa Alami Buah Zaitun Berpotensi Mengobati Diabetes

Robert Banjarnahor - Kamis, 25 Juli 2024 09:10 WIB
544 view
Penelitian Mengungkap Senyawa Alami Buah Zaitun Berpotensi Mengobati Diabetes
iStockphoto/Milan Krasula
Ilustrasi buah zaitun

Medan (harianSIB.com)
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa asam elenolat (elenolic acid), senyawa alami yang ditemukan dalam buah zaitun, berpotensi mengobati diabetes tipe 2 dan obesitas. Temuan ini diperoleh dari studi pemodelan yang dilakukan pada tikus oleh para peneliti di Virginia Tech, AS.

Dilaporkan bahwa setelah satu minggu pengobatan, ditemukan asam elenolat mengurangi kadar gula darah dan bereaksi lebih baik daripada obat terkemuka lain.

"Perubahan gaya hidup dan langkah-langkah kesehatan masyarakat mempunyai dampak terbatas terhadap peningkatan prevalensi obesitas, salah satu faktor risiko utama diabetes tipe 2," kata Dongmin Liu, ilmuwan nutrisi dari Virginia Tech seperti dilaporkan Science Alert, Selasa (23/7/2024), dilansir dari CNN Indonesia.

Liu mengatakan, obat obesitas yang tersedia saat ini tidak efektif dalam menjaga penurunan berat badan, mahal dan/atau berpotensi menimbulkan risiko keamanan jangka panjang.

"Tujuan kami adalah mengembangkan agen multi-target yang lebih aman, murah, dan nyaman yang dapat mencegah terjadinya gangguan metabolisme dan diabetes tipe 2," ujarnya.

Sinyal kimia memainkan peran utama dalam mengatur pesan dari usus kita.

Dalam penelitian sebelumnya pada tikus di laboratorium, tim peneliti menemukan bahwa asam elenolic mendorong pelepasan dua hormon metabolik yang membantu kita merasakan kapan harus berhenti makan, dengan memberi sinyal rasa kenyang ke otak.



Dalam studi baru ini, peneliti kemudian memberikan elenolic acid secara oral pada tikus dengan diabetes tipe 2 dan obesitas yang disebabkan oleh pola makan.

Dosis, konsentrasi, frekuensi, dan durasi pengobatan sejauh ini tidak diungkapkan. Begitu pula jumlah tikus yang diikutsertakan dalam percobaan.

Namun peneliti melaporkan bahwa setelah satu minggu pengobatan, berat badan tikus berkurang dan memiliki kadar gula darah yang lebih terkontrol dibandingkan sebelum pengobatan jika dibandingkan dengan tikus yang tidak diberi elenolic acid.

"Secara keseluruhan, penelitian menunjukkan bahwa asam elenolat dari buah zaitun memiliki efek yang menjanjikan pada pelepasan hormon dan kesehatan metabolisme, terutama pada kondisi obesitas dan diabetes," kata Liu.

Menurutnya, senyawa tersebut tampaknya meniru kondisi fisiologis makan untuk secara langsung meningkatkan sekresi hormon metabolisme usus, yang membantu mengatur keseimbangan energi dan kesehatan metabolisme."

Asam elenolat, yang ditemukan dalam minyak zaitun extra virgin dan buah zaitun matang (Olea europaea), memiliki potensi sebagai obat diabetes. Senyawa ini dapat dihasilkan dengan biaya lebih rendah melalui pemecahan prekursor oleuropein. Oleuropein tidak hanya terdapat pada kulit dan daging buah zaitun, tetapi juga pada daun dan biji tanaman zaitun. (*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru