Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 23 Agustus 2026

RS Adam Malik Hadirkan Teknologi Microwave Ablation, Pasien Mioma Tak Perlu Angkat Rahim

Leo Bastari Bukit - Senin, 18 Mei 2026 18:48 WIB
4.621 view
RS Adam Malik Hadirkan Teknologi Microwave Ablation, Pasien Mioma Tak Perlu Angkat Rahim
dr Hanudse Hartono MKes SpOG (K).

Medan(harianSIB.com)

Rumah Sakit (RS) Adam Malik kembali menghadirkan inovasi layanan kesehatan terbaru di bidang obstetri dan ginekologi (obgyn) melalui layanan microwave ablation untuk penanganan penyakit ginekologi seperti mioma uteri atau fibroid dan adenomyosis.

Teknologi tersebut memungkinkan pasien penderita mioma mendapatkan penanganan tanpa harus menjalani operasi pengangkatan rahim, sehingga proses pemulihan menjadi lebih cepat dan minim risiko.

Dokter spesialis obgyn RS Adam Malik dr Hanudse Hartono MKes SpOG (K) mengatakan selama ini penanganan mioma uteri dan adenomyosis umumnya dilakukan melalui tindakan pembedahan, baik pengangkatan tumor maupun pengangkatan rahim.

"Alhamdulillah kini telah dikembangkan teknologi baru untuk penatalaksanaan mioma uteri dan adenomyosis melalui prosedur microwave ablation," ujarnya kepada wartawan, Senin (18/5/2026).

Menurut dr Hanudse, mioma uteri merupakan tumor jinak pada otot rahim yang banyak dialami perempuan usia 30 hingga 50 tahun. Kondisi tersebut dapat menyebabkan gangguan haid berat, nyeri panggul hingga gangguan kesuburan.

Sementara adenomyosis terjadi ketika jaringan pelapis rahim tumbuh ke dalam dinding otot rahim sehingga menyebabkan rahim membesar, nyeri saat menstruasi, dan perdarahan berlebih.

Ia menjelaskan, microwave ablation merupakan prosedur invasif minimal yang menggunakan energi gelombang mikro untuk memanaskan dan menghancurkan jaringan tumor.

"Jarum kecil dimasukkan ke dalam tumor dengan panduan ultrasonografi (USG), bisa melalui dinding perut ataupun transvaginal. Energi gelombang mikro kemudian disalurkan untuk menghancurkan jaringan tumor tersebut," jelasnya.

RS Adam Malik sendiri pertama kali berhasil melakukan tindakan microwave ablation pada 12 November 2025 terhadap seorang pasien perempuan berusia 48 tahun bernama Sri Wahyuningsih yang diketahui menderita mioma sejak 2017.

"Saya memutuskan operasi karena ukuran mioma sudah di atas 10 sentimeter. Setelah dilakukan tindakan microwave ablation, alhamdulillah kondisi mulai terasa lebih baik. Saya sangat berterima kasih kepada tim dokter yang membantu operasi saya," ujar Sri Wahyuningsih.

Dengan hadirnya layanan ini, RS Adam Malik berharap masyarakat Sumatera Utara dan sekitarnya memiliki alternatif penanganan mioma uteri dan adenomyosis tanpa harus kehilangan rahim.

"Metode ini menawarkan alternatif untuk mempertahankan uterus dibandingkan operasi pengangkatan rahim, dengan harapan pemulihan lebih singkat, gejala berkurang, dan kualitas hidup pasien menjadi lebih baik," pungkas dr Hanudse. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru