Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 26 April 2026

Komunitas Sedekah Ilmu Gelar Coaching Gratis pada Relawan Tanah Air

- Senin, 23 Januari 2017 17:55 WIB
616 view
Medan (SIB) -Komunitas Sedekah Ilmu (KSI) memberi pembekalan coaching gratis pada relawan Tanah Air di Medan, Sabtu (21/1).

Mutia P Soerahardjo, seorang coach yang pernah menjabat Chairman of ICF Indonesia Coaching Summit 2012 mengatakan, pemberian coaching sebagai bagian dari memerkaya diri. "Seorang coach yang melakukan coaching cenderung memasilitasi individu menggali potensinya untuk mengembangkan diri sendiri, bukan bertindak sebagai mentor yang mengarahkannya ke satu arah saja atau konselor yang kerap menggali permasalahan hingga ke masa lalu," katanya.

KSI adalah wadah berkumpul para ahli yang secara sukarela menyedekahkan ilmu yang mereka miliki untuk kemajuan masyarakat, terutama pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Sumatera Utara (Sumut) maupun Indonesia. Komunitas yang berdiri sejak pertengahan 2016 di Medan ini digagas oleh Cahyo Pramono bersama Nurhalim Tanjung, Zaki Nasution dan Ewith Ramalani. Saat ini di Sumut KSI memiliki 52 orang relawan yang berasal dari 23 cabang keahlian.
Komunitas ini juga sudah mempunyai cabang kerja di Pematangsiantar, Palembang, Jakarta, Bogor, Bandung, Yogjakarta, Semarang, Malang dan Surabaya.

Mutia menegaskan, seorang coach membantu individu memaksimalkan potensi dengan menjadi mitra untuk bertukar pikiran dan berbagi ide, mengajukan pertanyaan berupa thought-provoking questions yang memancingnya berpikir dan mengamati, lalu mendorongnya mengambil tindakan berbeda dalam semangat experimentation. "Coaching lebih bersifat individual karena setiap individu punya persoalan berbeda-beda, bersifat dua arah, serta berorientasi proses untuk maju," kata Mutia, yang juga menjabat direktur Coaching Indonesia di Jakarta  dan mempunyai spesialisasi sebagai coach di bidang pengembangan perusahaan dan bisnis ini.

Zaki Nasution selaku direktur eksekutif KSI mengatakan para ahli yang menjadi relawan komunitas ini diyakini memiliki kemampuan unggul di bidang masing-masing, tetapi perlu diberikan tambahan pengetahuan tentang berkomunikasi mendampingi UMKM guna mencapai keberhasilan maksimal. "Kami akan memberikan pembekalan berkelanjutan kepada para relawan ahli KSI," katanya.

Dia mengemukakan pembekalan kali ini dilakukan atas dukungan Coaching Indonesia, satu lembaga akademi coaching yang terdaftar resmi pada Federasi Coaching Internasional. "Kami mengundang para praktisi dan ahli untuk berkenan bergabung dengan KSI," ujar Zaki. Pihaknya menargetkan pada tahun 2017 ini terkumpul 150 relawan ahli untuk melayani setidaknya 200 misi pendampingan tanpa dipungut biaya dari klien atau gratis.

Zaki mengungkapkan pula bahwa KSI sudah berkomunikasi  dengan pihak PTPN4 yang memiliki dampingan 2300 pengusaha UMKM dan PTPN3 yang mempunyai dampingan 7000-an pelaku usaha UMKM. "KSI juga mendapat dukungan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut," katanya. (R9/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru