Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Fashion Rhapsody Bawa Isu Lingkungan ke Pagelaran Fesyen

Redaksi - Minggu, 19 Januari 2020 19:25 WIB
527 view
Fashion Rhapsody Bawa Isu Lingkungan ke Pagelaran Fesyen
Jakarta (SIB)
Fashion Rhapsody yang akan digelar pada bulan Februari 2020 mendatang menjadi salah satu aksi peduli ligkungan dan juga sosial. Salah satu pendiri Fashion Rhapsody, Ayu Dyah Andari, mengungkapkan bahwa ajang tersebut tidak melulu soal tren mode, tetapi juga gaya hidup yang harus seimbang dengan kehidupan sosial dan lingkungan hidup. Ayu berpendapat bahwa lifestyle bagian dari kehidupan, namun ia mencari cara agar gaya hidupnya dapat seimbang dengan kepedulian sosial. Dari situlah lahirlah konsep Fashion Rhapsody, yaitu keseimbangan antara branding untuk desainer, bisnis, dan juga kepedulian sosial. "Jadi jiwanya itu yang membedakan kami dengan ajang lainnya, selalu ada amalnya" jelas Ayu saat Road to Event Fashion Rhapsody, Mall Kota Kasablanka, Jakarta, baru-baru ini.

Ia berharap agar semua desainer yang terlibat dapat terinspirasi dari Bumi dan mengembalikannya lagi ke Bumi melalui Dompet Dhuafa dan World Wide Fund for Nature (WWF).

"Inspirasinya harus dari Bumi, boleh dari keindahan, kerusakan hutan, limbah, air, bunga. Kan kerangka Bumi banyak banget ya," jelas Ayu.

Sementara itu, Ariy Arka yang juga salah satu pendiri Fashion Rhapsody menjelaskan bahwa tema "Harmoni Bumi" diambil karena manusia di era digital dan juga milenial ini tidak lagi peduli dan bahkan cuek dengan buminya sendiri.

"Karena mereka terlalu ambisius mengambil atau memburu cita-cita mereka. Jadi kadang-kadang mereka sudah tidak peduli lagi sama Bumi mereka. Itulah kenapa Harmoni Bumi muncul," jelasnya.

Meski mengusung kelestarian alam, Fashion Rhapsody tidak lantas melarang pesertanya menggunakan bahan kimia dalam berkarya. Ayu berharap Fashion Rhapsody dapat menjadi langkah awal untuk memperbaiki lingkungan. Ayu ingin ada keseimbangan, lifestyle berjalan, produksi baju berjalan, tapi semua yang menggeluti bisnis ini peduli akan lingkungan. Cara termudah, menurut Ayu, ialah dengan menyumbang.

"Ada orang profesional yang bisa melakukannya untuk kita. Sesimpel itu langkah awalnya. Baru kemudian mari ganti plastik dengan kain cassava, kurangi kain perca, dan perubahan yang lain. Karena semua itu berawal dari langkah kecil," tuturnya. Salah satu Founder Fashion Rhapsody, Ariy Arka mengatakan tujuan pihaknya mengangkat event fashion dengan mengangkat tema lingkungan adalah agar masyarakat lebih sadar akan isu lingkungan serta menjadikan harmoni antara manusia dan bumi agar saling menjaga. Sementara itu, founder lainnya, Yulia Fandy menjelaskan untuk mendukung gerakan itu pihaknya memiliki gerakan from scratch to runaway. Yang mana para desainer mengumpulkan kain-kain bekas untuk dibawa ke runway.

"Kita juga memakai bahan yang dibuat dari pewarnaan alam, itu dibuat dari tumbuhan yang jatuh bukan dipetik, setelah daun-daun itu menjadi limbah itu tak dibuang tapi bisa menjadi pupuk," kata dia.

Dalam Naungan Yayasan Cipta Kreasi Mulia, event Fashion Rhapsody: Harmoni Bumi kini lebih mengukuhkan diri secara hukum dan diharapkan menjadi acara yang akan dilaksanakan setiap tahun. Fashion Rhapsody bekerja sama dengan Mall Kota Kasablanka sebagai tempat digelarnya Road to Event Fashion Rhapsody dan Jakarta Tourism Forum (JTF) yang akan menjadikan Fashion Rhapsody sebagai event yang akan dilaksanakan di Jakarta setiap tahunnya dan dicantumkan dalam kalender event JTF.
Road to Event Fashion Rhapsody merupakan acara yang dilakukan untuk menambah awareness masyarakat khususnya warga Ibu Kota DKI Jakarta tentang apa itu Fashion Rhapsody dan tentang Main Event Fashion Rhapsody yang akan dilaksanakan pada Februari 2020 mendatang di The Tribrata, Jakarta Selatan. Beberapa rangkaian acara yang disediakan dalam acara ini diantaranya adalah bazaar, fashion show, talkshow, artist performance serta masih banyak lagi yang lainnya akan menemani seluruh pengunjung Mall Kota Kasablanka untuk beberapa hari selanjutnya.

Road to Event Fashion Rhapsody: Harmoni Bumi dilaksanakan dari tanggal 29 Oktober sampai dengan 3 November 2019 di Grand Atrium Hall, Mall Kota Kasablanka. Nantinya akan ada 56 desainer yang ikut berpartisipasi pada kegiatan yang akan digelar pada Februari 2020. (Republika.co/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru
Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Jepang

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Jepang

Tokyo(harianSIB.com)Gempa bumi kuat mengguncang pulau Hokkaido di Jepang utara, Senin (27/4/2026) pagi. Ini menjadi gempa terbaru dalam sera