Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 26 April 2026

Emas Menguat di Tengah Tensi Geopolitik, Rupiah Dibuka Melemah

Nelly Hutabarat - Senin, 05 Januari 2026 19:00 WIB
7.143 view
Emas Menguat di Tengah Tensi Geopolitik, Rupiah Dibuka Melemah
Foto: Dok/Int
Harga emas menguat dipicu meningkatnya tensi geopolitik global.

Medan(harianSIB.com)

Harga emas menguat dipicu meningkatnya tensi geopolitik global, sementara nilai tukar rupiah dibuka melemah di awal pekan.

Hal itu diungkapkan Pengamat Ekonomi, Gunawan Benyamin, Senin (5/1/2026). Dikatakannya, pasar keuangan juga menanti rilis data inflasi Indonesia sebagai sentimen pembuka, yang diproyeksikan berada di kisaran 2,6–2,8 % pada Desember 2025.

"Selain inflasi, data neraca perdagangan dan penjualan ritel turut menjadi perhatian pelaku pasar dalam menentukan arah pergerakan selanjutnya," katanya.

Dia juga mengatakan, sentimen geopolitik menguat setelah isu penangkapan Presiden Venezuela yang berpotensi membuat pasar bergerak volatil. Harga minyak mentah dunia sempat naik ke kisaran 58 dolar AS per barel sebelum terkoreksi ke sekitar 57,4 dolar AS/barel membuka peluang penguatan saham sektor energi.

Baca Juga:
"Bursa Asia mayoritas menguat dan mendorong IHSG naik ke level 8.778, namun rupiah justru melemah ke Rp16.730 per dolar AS," jelasnya.

Di sisi lain, lanjutnya, harga emas melonjak ke 4.400 dolar AS per ons troy atau sekitar Rp2,37 juta per gram, mencerminkan meningkatnya permintaan aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global.(*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Mahfud MD Ingatkan Potensi Jual-Beli Perkara dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru
IHSG Menguat di Tengah Bursa Asia Positif, Harga Emas Rp2,37 Juta/Gram
Kakanwil Ditjenpas Sumut Resmikan Ruang Belajar Warga Binaan Lapas Labuhan Ruku
Dr Hamdi Hasibuan Resmi Jabat Kalapas Labuhan Ruku Gantikan Soetopo Berutu
Sejarah Baru, Wali Kota dan Wawali Hadir Bersama di Natal Umat Kristiani Tanjungbalai
43 Warga Binaan Lapas TBA Terima Remisi Khusus Natal, 1 Langsung Bebas
komentar
beritaTerbaru