Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 01 Mei 2026

Penjualan Kupon Togel di Belawan, Medan Labuhan dan Marelan Semakin Merajalela

- Senin, 22 Mei 2017 12:32 WIB
566 view
Belawan (SIB) -Penjualan kupon judi tebakan angka (Togel/Toto Gelap) di kawasan Kecamatan Medan Belawan sekitarnya, akhir-akhir ini semakin merajalela.

Pantauan wartawan di sejumlah lokasi seperti di kawasan Jalan Deli dan Jalan Veteran serta sekitar Jalan KL Yos Sudarso, Simpang Kantor, Medan Labuhan para penjual kupon putih, judi tebakan angka yang mangkal pada sejumlah warung secara terbuka menjalankan aktivitas ilegalnya tersebut.

Seakan telah mendapat ijin dari pihak terkait, para penjual kupon Togel yang beraktivitas pada Minggu, Senin, Rabu, Kamis dan Sabtu tersebut dengan bebasnya membentangkan kupon, daftar rekapitulasi angka yang Togel yang telah keluar dan buku tafsir mimpi untuk dijadikan pedoman bagi pemain menentukan angka tebakan mereka.

Pada sisi lain, para pemain maupun penjual atau juru tulis Togel yang tidak mau menanggung resiko atau berurusan dengan pihak berwajib, menjalankan bisnis judi tebakan angkanya melalui telepon genggam.

Keterangan lain yang dihimpun wartawan dari berbagai sumber di lapangan juga menyebutkan, penjualan kupon Togel juga dilakukan pada malam hari dan berlangsung setiap hari.

Penjualan kupon yang dilakukan siang, dalam menentukan angka jitu atau nomor Togel yang berhak mendapatkan hadiah, bandar Togel di Belawan sekitarnya berpedoman pada nomor pacuan kuda yang berlangsung di Singapura melalui jaringan internet.

Sedangkan pada malam hari berpedoman nomor yang dikeluarkan pihak tertentu dengan sebutan Togel Hongkong dan Togel Junani.

Penjualan kupon Togel di kawasan Kota Pelabuhan Belawan, Medan Labuhan dan Marelan serta kawasan Medan Deli selama ini berjalan mulus dan sangat jarang ada juru tulis maupun agen serta bandar Togel yang ditangkap pihak berwajib.

Disebut-sebut bandar besar Togel di kawasan Medan Utara, Ri dan Zal diduga bisnis judi ilegalnya yang diperkirakan beromset ratusan juta rupiah setiap harinya tetap berjalan lancar diduga akibat dibeking oleh sejumlah oknum tertentu.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Yemi Mandagi yang dihubungi Minggu (21/5) melalui telepon selulernya hingga pukul  20.00 WIB belum bersedia menjawab konfirmasi wartawan. (A8/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru