Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 26 Agustus 2026

Oknum Polisi Mengamuk Aniaya Remaja di Medan

- Rabu, 22 Januari 2014 11:03 WIB
499 view
Oknum Polisi Mengamuk Aniaya Remaja di Medan
SIB/int
Ilustrasi
Medan (SIB)- Oknum polisi MI yang bertugas di Polsek Medan Barat menganiaya seorang remaja di hadapan sejumlah juru parkir di seputaran Kantor Askes Jalan Karya Medan, Selasa (21/1).

Oknum polisi itu awalnya terlihat meminta sesuatu yang dikutip para juru parkir. Setelah mendapat apa yang dimintanya, Aiptu MI yang saat itu  mengenakan seragam lengkap mendatangi Ahmad Fauzan (20) warga Jalan Bilal, Gang Pusara Medan Barat.

Semula petugas polisi itu meminta uang kepada Fauzan. Namun remaja berbadan kurus tersebut enggan memberikannya. Tak lama, oknum polisi itu terlihat menghajar Fauzan hingga tersungkur. Bahkan sempat menyundutkan rokoknya ke leher korban.

Akibatnya korban menjerit kesakitan dan warga hanya bisa melihat aksi oknum polisi itu. Diduga tidak berhasil meminta setoran kepada Fauzan, Aiptu MI kembali ke warung kopi yang berada tepat di samping kantor Askes.

Ia kemudian keluar dengan mengenakan kaos, sambil menenteng sebilah pisau lipat  sambil berdiri di dekat warung dan kembali mendatangi sejumlah tukang parkir. Ia terlihat marah-marah kepada sejumlah juru parkir.

Tak lama berselang, orangtua Fauzan bernama Ani (40)  datang ke warung kopi. Wanita paruh baya itu tidak terima perlakuan  MI terhadap anaknya.
"Mana bapak itu tadi. Saya cuma mau tau, kenapa anak saya dipukulinya. Kok enak kali dia mukuli anak saya," teriak Ani kepada sejumlah petugas kepolisian yang berada di warung kopi.

Mendengar teriakan Ani, Kanit Patroli Polsekta Medan Barat, AKP MN Sibatuara memanggil korban. Saat bertemu, Sibatuara memerintahkan anggotanya mencari MI yang belakangan diketahui kembali ke komando secara diam-diam. "Lekas cari dia (MI). Ada-ada saja," kata Sibatuara. (A12/x)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru