Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 30 April 2026

Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Tiba di KNIA

- Minggu, 26 Januari 2014 19:49 WIB
1.321 view
Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Tiba di KNIA
Istri Korban : Istri korban menangis histeris menyambut kedatangan korban tewas di Malaysia, Sabtu (25/1) setibanya di Bandara KNIA. (Foto SIB/Desra Gurusinga)
Deli Serdang (SIB)- Setelah tertahan sekira 6 hari di Malaysia, akhirnya jasad Ahmad Afandi Husrian (32) warga Gang Antara Desa Klambir Lima Klumpang  Kecamatan Hamparan Perak yang telah 7 tahun bekerja sebagai teknisi di salah satu toko elektronik di Kuala Lumpur Malaysia tiba di Bandara KNIA, Sabtu (25/1).

Informasi diperoleh SIB menyebutkan, sejak pagi pihak keluarga telah menunggu kedatangan jenazah korban pembunuhan di Malaysia itu. Keluarga menunggu di terminal kargo bandara KNIA dengan harap-harap cemas, apakah jasad korban tidak tertahan lagi di Kuala Lumpur.

Di antara rombongan terlihat ibu korban Hinayah Lubis (54) serta istri korban Khotimah Olivia (25) yang dinikahinya 2 tahun lalu dan telah dikaruniai satu anak  bernama Afin (4 bulan).

Akhirnya penantian keluarga korban selama 6 hari, tidak sia-sia setelah salah satu petugas kargo menginformasikan bahwa pesawat Malaysia Airlines Nomor penerbangan MH 860 yang membawa jasad korban dari Kuala Lumpur telah mendarat di Bandara KNIA

Mendapatkan informasi tersebut, keluarga korban terlihat sedih bahkan ibu dan istri korban tidak kuasa menahan tangis. Namun keluarga korban lainnya mencoba menenangkan ibu dan istri korban.

Isak tangis keluarga korban pecah saat beberapa petugas kargo mengeluarkan peti dibungkus plastik putih yang di dalamnya terdapat jasad korban.

Melihat peti berisi jasad anaknya keluar, ibu korban menangis histeris dan tiba-tiba pingsan. Melihat ibu korban pingsan, keluarga dan beberapa petugas langsung membopongnya ke arah parkiran kargo. Petugas lainnya memasukkan peti korban ke mobil ambulans yang telah disiapkan keluarga.

Kesedihan keluarga semakin terasa akibat sulitnya proses pemulangan jenazah korban dari Malaysia ke tanah air. Bahkan Jumat (24/1) pagi keluarga korban harus kecewa setelah pemulangan jasad korban yang sudah dijadwalkan sekira pukul 08.30 WIB ditunda hingga Sabtu (25/1) pagi.

Motif pembunuhan korban diduga karena dendam asmara. Keluarga berharap Polisi Diraja Malaysia segera menangkap pelaku. Kami mengharapkan agar petugas Polisi Diraja Malaysia bekerja sama dengan petugas Interpol Indonesia segera menangkap pelaku, ujarnya mengakhiri. (A25/x)


 

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru