Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 30 April 2026

Ruko Diduga Lokasi Judi Berkedok Permainan Digerebek Polisi di Marelan

- Senin, 27 Januari 2014 13:33 WIB
1.399 view
Ruko Diduga Lokasi Judi Berkedok Permainan Digerebek Polisi di Marelan
SIB/Roy Marisi Simorangkir
Petugas Satgas Pekat menyita sejumlah barang bukti mesin permainan yang digunakan untuk praktik perjudian di Jalan Marelan Raya, Pasar I Kelurahan Rengas Pulo Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (25/1)
Medan (SIB)- Petugas gabungan kepolisian Satgas Pekat menggerebek satu Ruko diduga lokasi perjudian berkedok permainan Fantasy Game Zone di Jalan Marelan Raya, Pasar I, Kelurahan Rengas Pulao, Kecamatan Medan Marelan, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (25/1) sekira pukul 17.30 WIB.

Modus judi permainan itu dengan koin yang selanjutnya dapat ditukar dengan uang tunai.

Diketahui, kegiatan berkedok permainan game itu telah berlangsung lebih dari 3 bulan dengan omzet perhari mencapai Rp 60-70 juta. Pemilik perjudian diketahui berinisial A. Ketiga Ruko berlantai tiga milik A itu diketahui disewa A seharga Rp 80 juta setahun.

Pantauan SIB di lokasi, seluruh mesin permainan itu berada di lantai I Ruko itu, sedangkan lantai 2 dan 3 masih kosong. Hingga malam hari, petugas masih terus berjaga-jaga di sekitar lokasi penggerebekan tersebut.

Petugas mengamankan puluhan pemain dan barang bukti mesin permainan game yang digunakan untuk praktik judi itu ke Mapoldasu menggunakan truk.

Ketika dikonfirmasi, Direktur Ditreskrimum Poldasu Kombes Pol Dedy Irianto menolak memberikan komentar dengan alasan pihaknya masih melakukan pengembangan terkait penangkapan itu. "Masih dilakukan pengembangan," ujar Dedy.

Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan 41 laki-laki dan 19 wanita yang diduga pekerja. Sementara itu, barang bukti yang disita adalah 10 mesin permainan ketangkasan demon hunter dan barang-barang yang juga dijadikan hadiah permainan ketangkasan berupa kulkas, kipas angin, genset, mesin bor dan kursi.

Kepada petugas di Mapoldasu, I (27) warga Martubung, salah satu pemain mengaku, sama sekali tidak mengetahui akan ada penggerebekan itu. “Saya sedang main bang, tiba-tiba digerebek sama polisi,” katanya. (A23/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru