Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 26 April 2026

Aksi Pencurian Sepeda Motor dan Kotak Amal Marak, Warga Medan Barat Resah

Roy Surya D Damanik - Senin, 19 Januari 2026 13:53 WIB
505 view
Aksi Pencurian Sepeda Motor dan Kotak Amal Marak, Warga Medan Barat Resah
Foto Dok/Screenshot
TEREKAM CCTV:;Pelaku curanmor terekam CCTV saat beraksi di Masjid Nurul Islam Jalan Karya, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat.

Medan(harianSIB.com)

Aksi pencurian yang menyasar rumah ibadah kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini, sepeda motor milik seorang jamaah raib saat pelaksanaan Salat Ashar Berjamaah di Masjid Nurul Islam Jalan Karya, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat.

Pelaku diduga telah memantau situasi masjid selama hampir satu jam sebelum melancarkan aksinya.

Menurut informasi yang dihimpun, Senin (19/1/2026) siang, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu jamaah Masjid Nurul Islam tengah khusyuk menunaikan salat Ashar berjamaah. Tanpa disadari, seorang pria tak dikenal memanfaatkan situasi tersebut untuk mencuri sepeda motor yang terparkir di halaman masjid.

Wakil Ketua Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Nurul Islam, M Reza Pahlepi (44) membenarkan adanya pencurian tersebut. Ia menjelaskan, aksi pelaku terekam jelas oleh CCTV di masjid.

Baca Juga:
"Dari rekaman CCTV, pelaku sudah berada di sekitar masjid sejak pukul 14.42 WIB. Artinya, hampir 1 jam sebelum waktu Ashar. Dia terlihat mondar-mandir dan memantau keadaan," ujar Reza saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurut Reza, saat jamaah mulai melaksanakan salat berjamaah, pelaku tidak ikut masuk untuk beribadah. Pelaku diduga melancarkan aksinya ketika salat berlangsung, kemungkinan pada rakaat kedua atau ketiga, saat jemaah masih berada di dalam masjid.

"Ketika itu suasana masjid relatif sepi di bagian parkiran. Jamaah belum selesai salat dan belum ada yang keluar. Kondisi inilah yang dimanfaatkan pelaku," jelasnya.

Dalam rekaman CCTV sambungnya, pelaku tampak mengenakan pakaian rapi sehingga tidak menimbulkan kecurigaan dari jamaah maupun pengurus masjid. Gerak-geriknya terlihat tenang dan terencana. Reza menduga pelaku telah memahami kondisi lingkungan sekitar masjid, termasuk posisi kamera pengawas.

"Sepertinya dia (pelaku) bukan warga sekitar sini. Kami tidak pernah melihat wajahnya sebelumnya. Dari cara bergeraknya, pelaku seperti orang yang sudah merencanakan aksinya dengan matang," ucap Reza

Korban dalam kejadian tersebut diketahui bernama Haji Soekardi, seorang jamaah Masjid Nurul Islam. Sepeda motor miliknya, Yamaha Mio Sporty raib digondol pelaku saat dirinya tengah menunaikan ibadah.

Atas kejadian itu, korban langsung melaporkan peristiwa pencurian tersebut ke pihak kepolisian.

"Sehari setelah laporan diterima, petugas kepolisian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan barang bukti, termasuk rekaman CCTV," tambahnya.

Ia menegaskan, sebagai langkah antisipasi, pengurus Masjid Nurul Islam berencana mengaktifkan kembali sistem piket keamanan yang melibatkan remaja masjid.

Selain itu, pihak pengurus juga akan memasang imbauan di sejumlah titik agar selama waktu salat berjamaah tidak ada kendaraan yang keluar masuk area masjid.

"Kami berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah kejadian serupa. Namun, kami juga berharap pihak kepolisian dapat membantu dan menindaklanjuti kasus-kasus pencurian ini," harap Reza.

Ia berharap agar proses penegakan hukum sepenuhnya menjadi kewenangan aparat kepolisian. Oleh karena itu, pihaknya berharap kasus pencurian yang menyasar rumah ibadah dapat segera diungkap.

"Harapan kami, kepolisian bisa segera menangkap pelaku. Bukan hanya pencurian sepeda motor, tapi juga pencurian kotak amal, sandal, dan sepatu di sekitar masjid," pungkasnya.

Menurut informasi dari berbagai sumber, tak hanya terjadi di Masjid Nurul Islam, aksi pencurian yang menyasar masjid-masjid di kawasan Jalan Karya dan sekitarnya dilaporkan terjadi berulang kali dalam beberapa bulan terakhir. Modus pelaku pun beragam, mulai dari pencurian sepeda motor, kotak amal, hingga sandal dan sepatu milik jemaah.

Beberapa masjid yang tercatat menjadi sasaran pencurian antara lain Masjid Jami' di Jalan Karya, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, yang mengalami satu kali pencurian sepeda motor. Masjid Khasyi'in di Jalan Karya Ujung Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, bahkan menjadi sasaran pelaku hingga dua kali secara beruntun.

Selain itu, Masjid As-Syafiiyah yang berada di Jalan Guru Sinumba IV Nomor 4, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia juga mengalami dua kali kasus pencurian sepeda motor milik jemaah.

Maraknya aksi pencurian tersebut membuat warga dan pengurus masjid merasa resah, terlebih menjelang Bulan Suci Ramadan, di mana aktivitas ibadah di masjid diperkirakan akan meningkat.

Terpisah, Kapolsek Medan Barat, Kompol Made Wira Suhendra saat dikonfirmasi lewat WhatsApp memilih bungkam.(*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pelaku Curanmor Terekam CCTV
Aksi 2 Pelaku Curanmor Terekam CCTV
komentar
beritaTerbaru