Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 24 Juni 2026

Karyawan SIB Jadi Korban Jambret di Jalan Bromo Medan, Terluka Saat Kejar Pelaku

Roy Surya D Damanik - Minggu, 15 Maret 2026 16:32 WIB
677 view
Karyawan SIB Jadi Korban Jambret di Jalan Bromo Medan, Terluka Saat Kejar Pelaku
Foto: harianSIB.com/Roy Damanik
Personel Polsek Medan Area memintai keterangan Tuty Damai Hendriyani Hutabarat yang sedang dirawat di RS Madani Medan, Minggu (15/3/2026).

Medan (harianSIB.com)

Aksi penjambretan kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini menimpa Tuty Damai Hendriyani Hutabarat, karyawan Harian Sinar Indonesia Baru (SIB) bagian iklan, di Jalan Bromo, Kecamatan Medan Area, Minggu (15/3/2026) siang. Korban mengalami luka robek di kening serta luka lecet di kedua kaki setelah terjatuh saat mengejar pelaku.

Peristiwa itu terjadi saat korban baru saja membeli minuman di depan gerai Indomaret di Jalan Bromo. Saat ditemui wartawan di RS Madani Medan, Tuty menceritakan kejadian yang dialaminya.

"Saya habis beli minuman di depan Indomaret di Jalan Bromo. Setelah itu saya mau pulang ke arah Jermal 15 dengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna biru," ujarnya.

Tidak lama setelah meninggalkan lokasi, korban melihat sepeda motor Honda Vario warna hitam yang ditumpangi dua pria datang dari arah kiri. Awalnya korban tidak menaruh curiga, namun tiba-tiba salah satu pelaku yang dibonceng mendekat dan langsung merampas gelang emas dari pergelangan tangan korban.

"Saya langsung teriak jambret sambil mengejar mereka. Pelaku yang panik kemudian memacu sepeda motor dengan kecepatan tinggi dan melaju zig-zag ke arah Jalan AR Hakim/Simpang Halat," ungkapnya.

Kejar-kejaran pun terjadi hingga mendekati persimpangan lampu merah di dekat SPBU. Saat di lokasi tersebut, sepeda motor pelaku menabrak becak yang hendak menyeberang jalan sehingga situasi menjadi kacau.

"Saat menabrak becak, sepeda motor pelaku oleng dan memutar arah berlawanan. Saya melihat pelaku tancap gas ke arah saya, sehingga kami tabrakan. Saya sempat jatuh dan terguling, tapi langsung bangkit lagi dan mengejar pelaku," jelasnya.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berdatangan dan ikut mengejar pelaku. Tidak lama kemudian, salah seorang pelaku berhasil ditangkap. Saat ditangkap, korban sempat menanyakan gelang miliknya yang dirampas.

"Waktu saya tanya mana gelang saya, pelaku sempat tidak mengaku. Tapi setelah diperiksa warga, gelang itu ditemukan di dalam kantong celananya dan langsung dikembalikan kepada saya. Tas dan handphone saya juga ditemukan warga," terangnya.

Warga yang emosi kemudian menghakimi kedua pelaku hingga babak belur. Saat itu korban juga sudah mengalami luka dan mengeluarkan darah akibat terjatuh di jalan.

"Saya kemudian dibantu warga meninggalkan lokasi dan menumpang becak ke RS Madani untuk berobat. Setelah ini saya akan membuat laporan ke Polsek Medan Area," pungkasnya.

Terpisah, Kapolsek Medan Area AKP Ainul Yaqin melalui Kanit Reskrim Iptu Khairul Fajri Lubis membenarkan kedua pelaku sudah diamankan warga dan saat ini dalam penanganan polisi.

"Kedua pelaku sudah diamankan dan dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapat perawatan karena terluka akibat diamuk massa. Sepeda motor korban dan pelaku serta gelang emas sudah kita amankan sebagai barang bukti. Kita masih menunggu laporan resmi dari korban," kata Fajri. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru