Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 27 Agustus 2026

Sipir Penjara Dituduh Pakai Shabu di Lapas Lubuk Pakam

- Kamis, 13 Maret 2014 22:18 WIB
684 view
Sipir Penjara Dituduh Pakai Shabu di Lapas Lubuk Pakam
Lubuk Pakam (SIB)- Seorang Sipir Penjara (Pegawai Lapas-red) yang bertugas membina narapidana dan tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Lubuk Pakam, AES (32) dituduh mengkonsumsi shabu di gudang genset bagian dapur persis di dekat dapur Lapas, Rabu (12/3/2014) pukul 07.20 WIB.

Petugas Lapas mengamankan satu bong (alat untuk menyabu-red) dan diserahkan ke Sat Narkoba Polres Deli Serdang, sedangkan AES, sudah sempat meninggalkan Lapas dan kini masih dalam pencarian.

Informasi diperoleh, seorang Petugas Lapas yang patroli memergoki seorang narapidana MUT (23) memegang bong di gudang genset, sementara seorang pegawai Lapas, AES bergegas meninggalkan gudang dan meningalkan Lapas karena waktu jaga (bertugas) sudah berganti. Kepada KPLP (Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan) Pariaman Saragih, MUT mengaku bahwa bong itu dirakitnya atas permintaan dan digunakan AES di gudang tersebut.

Disebutkan, saat dia membersihkan dapur, dia dipanggil AES untuk merakit bong. Setelah dia merakit bong itu, lalu AES mengeluarkan shabu dan mengkonsumsinya sendiri di dalam gudang. Namun saat petugas datang, bong itu diserahkan kepadanya. Keterangan itu diperkuat seorang Napi SP yang mengatakan, sebelumnya dia bersama AES sarapan di dapur. Setelah sarapan, dia melihat AES menyuruh MUT untuk merakit bong dan AES mengkonsumsi shabu itu di dalam gudang.

Plh Kalapas Lubuk Pakam Simon Sembiring SH didampingi Kasi Binadik Sinarta Tarigan dan KPLP Pariaman Saragih kepada wartawan membenarkan mengamankan satu bong dari Lapas Lubuk Pakam. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, bong tersebut diserahkan ke Sat Narkoba Polres Deli Serdang.

(A27/d)


Simak juga berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 13 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru