Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 27 Agustus 2026

Oknum Perwira Diduga Intervensi Penyidik Polsek Percut Sei Tuan

- Jumat, 14 Maret 2014 14:01 WIB
381 view
Oknum Perwira Diduga Intervensi Penyidik Polsek Percut Sei Tuan
Medan (SIB)- Seorang perwira AKP Sa diduga mengintervensi penyidik Polsek Percut Sei Tuan Aiptu BE Sirait agar melakukan pememeriksaan terhadap saksi palsu, terkait kasus penganiayaan baru-baru ini.

Akibatnya, penyidik tersebut mengaku tidak konsentrasi saat bekerja dan merasa trauma.

Saat ditemui beberapa wartawan di Polsek Percut Sei Tuan, Kamis (13/3/2014), Aiptu BE Sirait mengatakan intervensi bermula saat ia menangani korban penganiayaan, Rahmad Rialdi (29) warga Jalan Ampera, Kelurahan Bantan, Medan Tembung. Terduga pelakunya, Aipda He anggota SPN Sampali.

Kejadian itu langsung dilaporkan ke Poldasu pada 24 Januari 2014. Kasus serta berkasnya dilimpahkan ke Polsek Percut Sei Tuan, 6 Februari 2014.

Sebelumnya penanganan kasus penganiayaan itu berjalan sesuai hukum yang berlaku. Aiptu BE Sirait pun meminta korbannya memanggil para saksi yang telah ditunjuk korban, di antaranya Anto, Doni dan seorang nenek yang hingga kini belum datang sebagai saksi, tetapi telah dipanggil.

Pada Selasa (11/3), seorang pemuda mendatangi Polsek Percut Sei Tuan mengaku sebagai saksi dari korban. Nama pemuda itu tidak tercatat di laporan pengaduan yang ketika itu disebut oleh korban. Aiptu BE tidak melakukan pemeriksaan terhadap pemuda itu karena tidak ada kaitannya dengan kasus penganiayaan. "Gimana mau diperiksa, sedangkan nama saksinya tidak ada di laporan, serta tidak ada kaitannya dengan kasus itu, makanya tidak saya periksa," katanya.


Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 14 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru