Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 27 Agustus 2026
Diburon 6 Bulan

Pelaku Pembunuhan dengan 13 Tikaman di Bandarbaru Ditembak Polisi di Aceh

- Selasa, 18 Maret 2014 10:21 WIB
1.380 view
 Pelaku Pembunuhan dengan 13 Tikaman di Bandarbaru Ditembak Polisi di Aceh
SIB/Rickson Pardosi
CARA MENIKAM : Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Jean Calvijn Simanjuntak memperhatikan pelaku memperagakan cara menikam korban di Polresta Medan, Selasa (17/3).
Medan (SIB)- Setelah diburon selama 6 bulan, Sat Reskrim Polresta Medan meringkus, seorang pelaku pembunuhan terhadap Alex Purba dari kawasan jalan lintas perkebunan kopi Kampong Wilang Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah, Selasa (17/3/2014).

Kasat Reskrim Polresta Medan,Kompol Jean Calvijn Simanjuntak didampingi Kanit Ranmor, Iptu Bambang G Hutabarat, Selasa sore mengatakan tersangka berinisial KS (42) merupakan warga Jalan Kampungkeling Desa Tengah Pancurbatu Deli Serdang.

Dikatakan Calvijn, pembunuhan dengan luka tikaman 13 liang di tubuh Alex, terjadi pada Sabtu 20 Juli 2013 lalu di belakang RM Andini Desa Bandarbaru Sibolangit Deli Serdang, bermotifkan dendam, karena  tersangka sering memanen ubi milik korban. Aksi pembunuhan itu, bermula ketika tersangka KS bersama rekannya BT (buron) pergi ke Sibolangit untuk mengunjungi rumah saudaranya di belakang RM Andini, Bandarbaru Sibolangit.

Di rumah itu, kedua pelaku bertemu dengan korban Alex Purba. Spontan korban yang sudah dendam langsung marah-marah menanyakan maksud tujuan pelaku yang kerap memanen ubi di ladangnya. Namun pelaku KS menjawab, suka-sukakulah. Mendengar jawabab pelaku, korban semakin emosi sambil mengancam akan menyerang. Melihat hal itu, pelaku langsung mencabut pisau dan menikamkannya ke perut  korban  dan kemudian bergumul. Pada saat itu juga BT (buron) merampas pisau yang ada di tangan korban, dan menikamkannya ke tubuh korban berulang kali.

Usai menikami tubuh Alex. Melihat kondisi korban yang sudah  tidak berdaya, kedua pelaku langsung kabur dengan mobil ke arah Medan.

Setelah mendapat informasi keberadaan pelaku, polisi kemudian mengejar pelaku yang sembunyi di perladangan kopi Kampong Wilang Aceh Tengah. Saat akan disergap, pelaku berusaha kabur, sehingga polisi melumpuhkannya dengan timah panas.

"Kita mendapat informasi keberadaan pelaku KS di perladangan kopi. Saat akan disergap pelaku berusaha kabur, sehingga kita lumpuhkan dengan tembakan," ujar Calvijn sembari mengatakan pihaknya masih memburu satu lagi rekan pelaku. (A12/h)





Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru