Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 21 Agustus 2026

Parkir Dibatasi, Pedagang Kota Bristol Unjuk Rasa Naik Tank

- Sabtu, 12 April 2014 16:05 WIB
421 view
 Parkir Dibatasi, Pedagang Kota Bristol Unjuk Rasa Naik Tank
SIB/BBC
Para pedagang di kota Bristol mengendarai tank Sherman buatan masa Perang Dunia II berkeliling kota sebagai bentuk protes atas rencana pemerintah melakukan pembatasan parkir. Aksi mengendarai tank ini mendapat banyak perhatian, termasuk dari dua polisi.
London (SIB)- Para pedagang di kota Bristol, Inggris, melakukan protes pada Kamis (10/4), terkait rencana pemerintah setempat mengeluarkan aturan larangan parkir. Protes pun dilakukan dengan cara mengendarai sebuah tank berkeliling kota itu.

Para pedagang tersebut mengendarai sebuah tank Sherman buatan 1942 yang digunakan dalam Perang Dunia II. Mereka mengendarai kendaraan tempur itu untuk menyampaikan pesan mereka kepada Wali Kota Bristol. "Para pedagang desa Clifton mempertahankan mata pencaharian mereka," demikian sebuah spanduk yang digantung di meriam tank tersebut.

Wali Kota Bristol George Ferguson berencana untuk memberlakukan skema pembatasan parkir di wilayah kota itu, sebagai upaya untuk membatasi kendaraan bermotor yang masuk dari luar kota. Di bawah skema baru itu, warga kota Bristol harus membayar 48 poundsterling atau hampir Rp 1 juta setahun untuk mendapatkan izin parkir. Sementara itu, di sejumlah kawasan kota, lama parkir kendaraan dibatasi maksimal selama satu jam.

Namun, rencana wali kota ini dikhawatirkan para pedagang akan merusak mata pencaharian mereka. Demikian dilaporkan BBC. "Kami memilih tank karena kendaraan itu mewakili kekuatan. Ini juga merupakan sebuah cara untuk mempertahankan wilayah saat terjadi perang," kata pemimpin unjuk rasa, Tony Miles. "Warga Clifton tengah bersuara dan menyatakan bahwa sesuatu harus dilakukan terkait masalah parkir ini," tambah Miles.

Sejauh ini belum diketahui, tanggapan Wali Kota George Ferguson atas aksi gila-gilaan sebagian warganya itu. Dia hanya berkomentar singkat lewat akun Twitter-nya. "Semakin lama masalah ini semakin tidak masuk akal," ujar Wali Kota Ferguson. (BBC/ r)

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 12 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru