Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Kim Jong-un Surati Moon Jae-in, Hibur Warga Korsel yang Dilanda Wabah Corona

Redaksi - Jumat, 06 Maret 2020 21:43 WIB
213 view
Kim Jong-un Surati Moon Jae-in, Hibur Warga Korsel yang Dilanda Wabah Corona
travel.detik.com
Dilansir AFP, Kamis (5/3), Kim disebut mengirim surat pribadi untuk menenangkan rakyat Korea Selatan. Keterangan tersebut dirilis kantor presiden Korsel, Kamis (5/3).
Seoul (SIB)
Di balik sosoknya yang otoriter, Pesiden Korea Utara Kim Jong-un punya sisi humanis. Di tengah virus Corona yang mewabah di Korea Selatan, Kim mengirim surat untuk menghibur warga Korsel. Dilansir AFP, Kamis (5/3), Kim disebut mengirim surat pribadi untuk menenangkan rakyat Korea Selatan. Keterangan tersebut dirilis kantor presiden Korsel, Kamis (5/3).

Surat tersebut dikirimkan Kim Jong-un ke Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. "Kim menyampaikan pesan yang menghibur warga Korea Selatan yang berjuang di tengah wabah Corona," ujar Yoon Do-han, pejabat senior di Istana Presiden Blue House. Kim mengatakan dia 'khawatir' akan kesehatan Moon. Dan menegaskan persahabatan keduanya.

Korea Selatan sudah melaporkan kasus Corona terbesar di dunia di luar China. Di negara ini, ada 6.000 kasus Corona per hari Kamis ini. Sementara Korea Utara, disebutkan telah menutup rapat-rapat perbatasan untuk menghindari virus itu masuk ke negaranya. Korut mengklaim belum ada satupun kasus Corona yang positif terjadi di negaranya sejak pertama kali virus itu mewabah.

Surat yang dikirim Kim Jong-un tersebut bertolak belakang dengan apa yang dilakukan oleh adik perempuannya, Kim Yo Jong. Dalam pernyataan Yo Jong mengatakan: kecaman Seoul atas latihan militer yang dilakukan Korea Utara adalah tindakan yang bodoh dan tidak masuk akal. Bahkan dia mengibaratkan kecaman itu adalah gonggongan anjing yang ketakutan.

Korsel Larang Ekspor Masker
Kasus positif virus corona di Korea Selatan nyaris mencapai enam ribu, sementara korban meninggal hingga hari Kamis (5/3) telah mencapai 35 orang. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan mencatat 5.766 orang terinfeksi virus corona setelah ditemukan 145 kasus baru pada Kamis (5/3). Sementara 88 orang dilaporkan sembuh.

Di China sendiri virus itu telah menular ke 80.422 orang. Jumlah kematian di China akibat corona telah mencapai 2.984 jiwa. Sebanyak 52.208 pasien dinyatakan sembuh.

Sekira 90 persen penyebaran virus corona di Korea Selatan berasal dari Kota Daegu dan Gyeongsang Utara. Lebih dari setengah kasus di Daegu diduga bersumber dari jemaat gereja Yesus Shincheonji. Ketua komunitas Shincheonji, Lee Man-hee sempat meminta maaf atas dugaan sumber penyebaran virus corona. Penggunaan masker telah menjadi pencegahan standar yang diterapkan Korsel. Hampir semua warga melakukan aktivitas memakai masker, sehingga permintaan terus meningkat hingga terjadi antrean.

Pihak berwenang terus berupaya untuk memastikan pasokan masker cukup, salah satunya dengan melarang ekspor masker. Perdana Menteri Chung Sye-kyun mengatakan ekspor masker akan dihentikan mulai Jumat (6/3) waktu setempat. "Orang-orang harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk antre," kata Chung dalam pertemuan di Daegu. "Saya merasa sangat bertanggung jawab atas penderitaan orang-orang akibat kekurangan ini," katanya.

Dia menambahkan bahwa distribusi masker akan diprioritaskan bagi pekerja medis dan desinfeksi. Bulan lalu produsen hanya mengekspor 10 persen dari produksi. Presiden Moon Jae-in mengumumkan bahwa pemerintah akan menggelontorkan dana lebih dari US$25 miliar atau sekitar Rp355,66 triliun untuk menangani penyebaran virus corona. (AFP/dtc/CNNI/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru