Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 02 Oktober 2026

Tabrakan KA di India Tewaskan 7 Orang 39 Terluka

Wilfred Manullang - Senin, 17 Juni 2024 19:00 WIB
467 view
Tabrakan KA di India Tewaskan 7 Orang 39 Terluka
Foto: ANI/Reuters
TERANGKAT: Salah satu gerbong kereta penumpang di India terangkat ke atas dalam tabrakan dengan kereta barang
New Delhi (harianSIB.com)
Kecelakaan kereta api terus terjadi di India. Kali ini kereta api cepat yang membawa penumpang bertabrakan dengan rangkaian kereta barang di wilayah Benggala Barat, India pada Senin (17/6/2024).

Sedikitnya tujuh orang tewas dan puluhan orang lainnya terluka dalam kecelakaan yang membuat tiga gerbong kereta penumpang anjlok dari rel.

Dari tayangan stasiun televisi India menunjukkan beberapa gerbong terguling di lokasi kecelakaan, dengan salah satu gerbong terangkat ke atas akibat terdesak oleh gerbong lain di bawahnya.

Kepolisian setempat mengatakan bahwa tim penyelamat sedang memeriksa gerbong yang ringsek untuk mengantisipasi adanya mayat yang tertimpa puing.

Seorang pejabat kepolisian setempat, Iftikar-Ul-Hassan, dilansir dari Detikcom, mengatakan tujuh orang tewas dan 39 penumpang dirawat di rumah sakit setempat dengan berbagai luka.

Sementara pejabat senior kepolisian setempat, Abhishek Gupta, mengatakan tiga kompartemen kereta ekspres anjlok dari rel.

PM Narendra Modi menyampaikan belasungkawa kepada "mereka yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai" dan menambahkan bahwa "operasi penyelamatan sedang dilakukan".

Insiden ini menjadi yang terbaru menimpa jaringan kereta api India yang padat, yang mengangkut jutaan penumpang setiap harinya.

Insiden terburuk terjadi tahun 1981 silam, ketika sebuah kereta tergelincir saat melintasi jembatan rel di negara bagian Bihar hingga menewaskan sekitar 800 orang. Pada Juni tahun lalu, tabrakan tiga rangkaian kereta api menewaskan hampir 300 orang di negara bagian Odisha.

Dalam beberapa tahun terakhir, otoritas India telah menginvestasikan sejumlah besar anggaran untuk meningkatkan jaringan stasiun modern dan sistem sinyal elektronik. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru