Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 21 April 2026

Kondisi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Mengkhawatirkan

Redaksi - Kamis, 09 April 2026 12:38 WIB
592 view
Kondisi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Mengkhawatirkan
KHAMENEI.IR via AFP
Mojtaba Khamenei

Jakarta(harianSIB.com)

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei disebut berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan di tengah kepemimpinannya.

Dalam laporan The Times, Mojtaba dilaporkan dalam kondisi krisis dan sedang menjalani perawatan intensif di kota suci Syiah, Qom. Laporan tersebut mengutip memo diplomatik berdasarkan intelijen Amerika Serikat, pada Selasa (7/4).

Dilansir CNN Indonesia, memo itu diduga menyatakan Khamenei tidak sadarkan diri dan berada dalam kondisi kritis, sehingga ia tidak dapat mengambil keputusan rezim. Namun, informasi itu belum dapat dikonfirmasi langsung oleh pihak Iran.

Dalam laporan yang sama, memo itu dibagikan kepada sekutu-sekutu di kawasan Teluk. Memo itu menjadi dokumen pertama yang memberitahukan lokasi Khamenei yang sebelumnya belum pernah dipublikasikan.

Baca Juga:
Dilansir The Jerusalem Post, kondisi Mojtaba yang menggantikan ayahnya Ali Khamenei dalam serangan AS pada 28 Februari, akan menimbulkan pertanyaan terkait ketidakpastian untuk memimpin Iran. Meskipun menurut para pejabat Iran bersikeras menyatakan Mojtaba tetap memegang kendali, tetapi sembunyinya Mojtaba dari publik memicu spekulasi kekuasaan dijalankan oleh pihak lain.Mojtaba juga dilaporkan tidak mampu menjalankan rezim Islam selama beberapa pekan terakhir. Hal tersebut akan memicu pertanyaan tentang apakah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sekarang memegang kendali pemerintahan secara de facto.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa dua pernyataan yang dikaitkan dengan Mojtaba telah disiarkan di televisi pemerintah Iran sejak perang dimulai.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Israel Tetap Bombardir Lebanon, Gencatan Senjata AS-Iran Berlaku Dua Pekan
AS-Iran Gencatan Senjata, UEA dan Arab Saudi Diserang
Ustadz Syukur Lubis: Jangan Terlalu Pikirkan Kefakiran dan Dunia
Navy SEAL Selamatkan Pilot AS yang Ditembak Iran
KM Indah Sakti Terbakar di Perairan Selat Malaka, 3 Nelayan Tewas
AS-Israel Bunuh Kepala Intelijen Garda Revolusi Islam Iran
komentar
beritaTerbaru