Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 23 Oktober 2026

Malaysia dan Brunei Sepakat Gunakan Mekanisme ASEAN Atasi Kabut Asap Lintas Batas

Redaksi - Senin, 24 Agustus 2026 11:05 WIB
601 view
Malaysia dan Brunei Sepakat Gunakan Mekanisme ASEAN Atasi Kabut Asap Lintas Batas
Foto; Dok/AFP via Liputan6.com
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Kuala Lumpur(harianSIB.com)

Malaysia dan Brunei Darussalam sepakat menempuh mekanisme ASEAN untuk menangani persoalan kabut asap lintas batas yang kembali mengganggu kualitas udara di sejumlah wilayah kawasan.

Kesepakatan tersebut dibahas Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim bersama Sultan Brunei Sultan Hassanal Bolkiah dalam Konsultasi Pemimpin Tahunan ke-27 atau 27th Annual Leaders' Consultations (ALC-27), Sabtu (22/8/2026), sebagaimana dilansir Liputan6.com.

Anwar mengatakan mekanisme ASEAN dinilai sebagai pilihan terbaik untuk mencari solusi atas persoalan kabut asap yang berdampak lintas negara.

"Kami berdua sepakat menggunakan mekanisme ASEAN sebagai pilihan terbaik. Kami telah meminta Menteri Luar Negeri Datuk Seri Mohamad Hasan untuk menangani masalah ini," kata Anwar dalam konferensi pers penutupan kunjungan kerjanya selama dua hari di Brunei, seperti dikutip dari The Star, Minggu (23/8/2026).

Baca Juga:
Dalam pertemuan tersebut, Anwar bersama delegasi Malaysia tiba di Istana Nurul Iman sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Sultan Hassanal Bolkiah turut hadir dalam agenda konsultasi tahunan tersebut.

Sehari sebelumnya, Jumat (21/8/2026), Mohamad Hasan menyatakan Malaysia akan menggunakan jalur diplomatik melalui ASEAN untuk mencari penyelesaian atas persoalan kabut asap lintas batas.

Melalui Kementerian Sumber Daya Alam dan Keberlanjutan Lingkungan (NRES), Malaysia juga akan mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN dalam waktu dekat.

Sejumlah Wilayah Catat Polusi Tidak Sehat.

Kabut asap tersebut muncul ketika sejumlah wilayah di Malaysia mencatat kualitas udara dalam kategori tidak sehat.

Berdasarkan data Sistem Pengelolaan Indeks Polusi Udara Malaysia (APIMS), indeks polusi udara (API) di Serian, Sarawak, mencapai 190 pada pukul 09.00 waktu setempat, Sabtu pagi.

Sejumlah wilayah lainnya juga mencatat tingkat polusi udara yang tidak sehat. Kuching berada di angka 182, Samarahan 177, Sarikei dan Sri Aman masing-masing 173, Sibu 161, Bintulu 157, Samalaju dan Mukah masing-masing 156.

Sementara itu, Miri di Sarawak dan Bukit Rambai di Melaka sama-sama mencatat API 151.

Dalam kategori API Malaysia, angka 0-50 menunjukkan kualitas udara baik, 51-100 masuk kategori sedang, 101-200 tergolong tidak sehat, 201-300 sangat tidak sehat, sedangkan angka di atas 300 masuk kategori berbahaya.(*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
IHH Healthcare Malaysia Bidik Pertumbuhan Pasar Kesehatan Indonesia
1.260 Pilot Malaysia Airlines Wajib Tes Narkoba Usai Penangkapan di Soetta
Malaysia Perketat Pengawasan Penerbangan Pasca Penangkapan Pilot Narkoba
Pilot Malaysia Airlines Ditangkap Bawa 25 Kg Ekstasi, Sejumlah WN Malaysia Tersandung Kasus Narkoba di Tiga Negara
Tiga Penumpang Diduga WN Malaysia Bawa Ketamin dan Kokain, Digagalkan Bea Cukai Soetta
Astindo Sumut Siap Koordinir Penonton MotoGP Malaysia dari Sumatera
komentar
beritaTerbaru