Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 04 Oktober 2026

Rollercoaster X2 Tak Lagi Beroperasi, Ratusan Pengunjung Klaim Alami Cedera Otak

Redaksi - Minggu, 04 Oktober 2026 20:21 WIB
159 view
Rollercoaster X2 Tak Lagi Beroperasi, Ratusan Pengunjung Klaim Alami Cedera Otak
Ilustrasi Rollercoaster X2

California(harianSIB.com)

Taman hiburan Six Flags Magic Mountain di California, Amerika Serikat (AS), mengumumkan penutupan permanen wahana rollercoaster populer X2 menyusul laporan sekitar 100 orang yang mengaku mengalami cedera otak setelah menaiki wahana tersebut.

Wahana X2, yang dikenal sebagai salah satu atraksi utama dengan waktu antrean panjang dan kursi yang bisa berputar 360 derajat, sebenarnya sudah ditutup sejak Juli 2026.

Pihak Six Flags menyatakan bahwa wahana tersebut lolos berbagai uji keselamatan, tetapi mereka tetap menghentikan operasionalnya karena dianggap sebagai langkah tepat.

Keputusan ini diambil menyusul adanya gugatan hukum dari 100 orang lebih, dan berita-berita terkait cedera otak yang dialami para penumpang.

Saat mengumumkan penutupan tersebut pada Selasa (29/9/2026), Presiden Taman Six Flags Magic Mountain, Brian Oerding, memberikan keterangan resminya.

"Keselamatan wahana adalah landasan bisnis kami, dan ketika kami melihat kepercayaan pengunjung terpengaruh, kami menanggapi hal itu dengan serius," kata Oerding, dikutip dari BBC.

Sementara itu, Dordick Law Corporation selaku firma hukum yang mengajukan gugatan perdata terhadap pihak taman menyatakan, telah dihubungi sekitar 400 orang yang mengaku luka-luka akibat wahana tersebut.

"Mereka menaiki X2 dengan harapan mendapatkan sensasi mendebarkan. Namun, mereka justru mengalami cedera otak sangat parah. Beberapa di antaranya memerlukan operasi otak darurat. Ada pula yang masih berjuang memulihkan kehidupan mereka," ungkap firma tersebut.

Firma hukum tersebut menambahkan, meski mereka menyambut baik penutupan wahana demi melindungi pengunjung di masa mendatang, langkah tersebut tidak memberikan solusi bagi orang-orang yang telanjur terluka.

Wahana yang awalnya bernama X ini kali pertama dibuka pada 2002. Namun, wahana tersebut sempat ditutup beberapa bulan kemudian untuk perbaikan terkait cacat desain, sebagaimana dilaporkan Los Angeles Times.

Pada 2007, wahana ini kembali ditutup untuk mengganti rangkaian keretanya dengan versi yang lebih ringan.

Wahana dibuka kembali pada tahun berikutnya dengan nama X2. Menurut pihak taman, rollercoaster ini telah dinaiki lebih dari 16 juta orang sejak saat itu. (*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru