Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 21 Agustus 2026

Tiga Ekor Anjing Yorkshire Terrier Jadi Binatang Langka Terbaru di Korut

- Senin, 03 Maret 2014 21:22 WIB
2.446 view
Tiga Ekor Anjing Yorkshire Terrier Jadi Binatang Langka Terbaru di Korut
Ilustrasi
Pyongyang (SIB)- Bagi anda pencinta hewan, anjing berjenis Yorkshire Terrier mungkin hanya dianggap sebagai peliharaan biasa. Namun, hal tersebut tak berlaku di Korea Utara, karena tiga ekor Yorkshire Terrier baru saja diperkenalkan sebagai hewan buas dan langka di kebun binatang Korea Utara.

Dikutip dari dailymail, Minggu (2/3), ketiga anjing berbulu lebat tersebut baru saja didatangkan ke Pyongyang. Begitu sampai, ketiga anjing ini juga dipersiapkan untuk menampilkan atraksi menarik kepada pengunjung kebun binatang.

Maklum saja, rakyat Korea Utara mungkin belum terlalu familiar dengan anjing jenis ini. Dengan kondisi negara yang terisolasi dari pengaruh luar, dapat dimaklumi kalau banyak masyarakat yang tercengang melihat makhluk imut dan menggemaskan ini berlarian kesana-kemari.

Dengan tinggi 22 hingga 24 centimerer dan berat 3,5 kilogram, Yorkshire Terrier tersebut diperkirakan telah berumur 14 tahun. Dari foto yang dirilis Korea Central News Agency (KCNA), tampak ketiga anjing ini dalam kondisi sehat. Kebun binatang Korea Utara yang berada di Pyongyang ini dibangun pada tahun 1959 oleh diktator Kim Il Sung. Dibangun di pinggiran Ibukota Pyongyang, kebun binatang tersebut diklaim dapat menampung sekitar 5000 satwa.

Sebuah film dokumenter yang bertemakan kehidupan satwa liar pernah dibuat di sana. Namun, alih-alih menampilkan satwa liar yang sehat sambil berlarian, dalam film yang dibuat oleh Aluh Hill dan diunggah ke Youtube ini menampilkan pemandangan menyedihkan dari beberapa satwa seperti harimau dan gajah yang terlihat kurus sambil memandang pengunjung dari kejauhan. Menurut video yang dibuat Hill, saat ini kebun binatang tersebut hanya memiliki 650 jenis satwa dari berbagai spesies yang diletakkan di 60 buah kandang dan akuarium. (dailymail/dtc/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru